China Berencana Selesaikan Stasiun Luar Angkasa pada 2022

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Rabu 06 Mei 2020 16:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 06 56 2210177 china-berencana-selesaikan-stasiun-luar-angkasa-pada-2022-DGcaBsLtaX.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- China berencana mengirim empat misi luar angkasa awak dan jumlah kapal pengangkut yang sama untuk menyelesaikan pekerjaan di stasiun ruang angkasa permanen dalam waktu sekitar dua tahun ke depan.

Dikutip dari laman ABCNews, Rabu (6/5/2020) pengumuman oleh program luar angkasa kru negara itu semakin memperkuat aspirasi Tiongkok untuk menyaingi Amerika Serikat, Eropa, Rusia dan perusahaan swasta dalam eksplorasi luar angkasa.

Pesawat ruang angkasa tak berawak dan kapsul kembalinya diterbangkan ke luar angkasa dengan roket Long March 5B dalam penerbangan debutnya pada 5 Mei 2020 dari pusat peluncuran Wenchang di provinsi pulau selatan Hainan.

Kapsul ini dilaporkan merupakan perbaikan pada kapsul Shenzhou berdasarkan pada model Soyuz bekas Uni Soviet dan dapat membawa enam astronot.

China sebelumnya meluncurkan stasiun ruang angkasa eksperimental yang kemudian jatuh kembali ke atmosfer, dan berencana untuk membangun fasilitas yang lebih besar dengan banyak modul untuk menyaingi skala Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Program luar angkasa China yang berkembang mencapai tonggak tahun lalu dengan mendaratkan pesawat ruang angkasa di sisi gelap bulan yang sebagian besar belum dijelajahi dan memiliki rencana untuk meluncurkan pendaratan dan penjelajahan di Mars.

Program ini telah berkembang pesat, terutama sejak misi awak pertamanya pada tahun 2003, dan telah mencari kerja sama dengan badan-badan antariksa di Eropa dan di tempat lain.

Amerika Serikat telah melarang sebagian besar kerja sama ruang angkasa dengan China di luar masalah keamanan nasional, mencegah China berpartisipasi dalam Stasiun Luar Angkasa Internasional dan mendorongnya untuk secara bertahap mengembangkan peralatannya sendiri. Roket Long March 5B yang baru telah dirancang khusus untuk mendorong modul stasiun ruang angkasa masa depan ke orbit.

China juga di antara tiga negara yang merencanakan misi ke Mars untuk musim panas ini. Amerika Serikat meluncurkan pendarat, China memiliki kombo pendarat, dan Uni Emirat Arab mengirim pengorbit.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini