Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Tentang Asteroid Apollo

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 07 Mei 2020 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 07 56 2210507 mengenal-tentang-asteroid-apollo-szELF3MjO9.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Asteroid Apollo merupakan kelas asteroid dengan orbit yang melintasi Bumi. Asteroid Apollo pertama ditemukan pada 1918 oleh Max Wolf yang mengamati dari Heidelberg, Jerman.

Dilansir dari laman Science World, Kamis (7/5/2020) ada sekitar 240 asteroid yang dikenal sebagai yang dikenal sebagai Minor Planet Center. Akan tetapi diyakini bahwa setidaknya ada 2.000 pelintas bumi dengan diameter 1 km atau lebih besar, 100.000 lebih besar dari Rose Bowl, dan 70-80 juta lebih besar dari rumah biasa (Ostro 1997).

Salah satu asteroid Apollo terbesar adalah Geographos, yang memiliki diameter sekitar 1,25 km dan ditemukan pada tahun 1951 sebagai bagian dari Survei Langit Observatorium Palomar. Asteroid yang melintasi bumi menimbulkan bahaya yang sangat nyata. Sebuah asteroid berdampak membuat peti sekitar 10-20 kali ukurannya. Sebuah asteroid berukuran 1 km menendang begitu banyak debu ke atmosfer sehingga sinar matahari akan terhalang selama beberapa tahun, menghasilkan bencana pertanian global.

Peristiwa semacam itu diperkirakan terjadi setiap 100.000 tahun atau lebih. Asteroid dengan ukuran raksasa bahkan diyakini mengakibatkan kehancuran dinosaurus di Bumi. Namun, selama bertahun-tahun ilmuwan terus berusaha untuk mengamati asteroid. Sebuah program pengamatan yang disebut spacewatch sekarang sedang berlangsung di bawah naungan Drs. Tom Gehrels dan Bob McMillan di Lunar and Planetary Lab dari University of Arizona. Pada saat survei ini dimulai, tidak lebih dari selusin pelintas Bumi diketahui bahkan kini mencapai ratusan.

Pada tahun 1986, Carolyn Shoemaker menemukan objek 1986JK yang hanya berjarak beberapa kilometer dari Bumi . Asteroid 1989FC (4769 Castalia) melintas dalam jarak 700.000 km dari Bumi pada 22 Maret 1989. Asteroid ini mungkin berdiameter antara 200 dan 5000 m. Sebuah asteroid lintas Bumi yang ditunjuk tahun 1990MF melaju melewati Bumi pada 10 Juli 1990 pada jarak yang relatif kecil yaitu 3 juta mil, atau 0,033 AU (IAU Circular number 5050).

Asteroid itu diamati dengan radar oleh Arecibo Ionospheric Observatory, yang mengarah ke perkiraan lintasan yang sangat tepat. Asteroid itu diperkirakan berdiameter 300 hingga 1.000 kaki. Pada 8 Desember 1992, Asteroid 4179 Toutatis berlalu dalam 0,024 AU (jarak 9,4 bulan). Pada 24 September 2004, Toutatis lewat dalam jarak 0,010360 AU (4 jarak bulan) Bumi. Pada tanggal 19 Mei 1996, asteroid 1996JA1 hanya melewati sedikit di luar orbit Bulan , dan pada tanggal 25 Mei 1996, JG melintas pada jarak 8 bulan.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini