Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apa itu Lubang Hitam?

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 11:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 09 56 2211316 apa-itu-lubang-hitam-NnMgmtsqca.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Ilmuwan baru saja menemukan lubang hitam atau blackhole paling dekat dengan Bumi. Kabarnya lubang hitam tersebut berjarak sekitar 1.000 tahun cahaya dari planet kita.

Dilansir dari laman Science Alert, Sabtu (9/5/2020) lubang hitam merupakan suatu volume ruang di luar angkasa yang memiliki gravitasi sangat kuat. Partikel yang bergerak paling cepat sekalipun tidak dapat lepas, bahkan cahaya sekalipun. Hal tersebut yang menyebabkannya dinamakan lubang hitam atau black hole.

Seorang fisikawan dan astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild mengusulkan versi modern dari black hole pada 1915 setelah muncul dengan solusi tepat untuk perkiraan Einstein tentang relativitas umum.

Schwarzschild menyadari bahwa massa dapat diperas menjadi titik yang sangat kecil. Ini akan membuat ruangwaktu di sekitarnya menekuk sehingga tidak ada apa pun yang dapat lolos dari lengkungannya, bahkan foton cahaya tanpa massa.

Secara teoritis, semua massa memiliki ukuran yang dapat dihitung. Jika massa Matahari diperas menjadi titik yang sangat kecil, ia akan membentuk lubang hitam dengan radius hanya di bawah 3 kilometer (sekitar 2 mil).

Demikian pula, massa Bumi akan memiliki ukuran hanya beberapa milimeter. Selama beberapa dekade, penelitian tentang lubang hitam menjadi kekhasan eksotis relativitas umum. Fisikawan menjadi semakin yakin akan keberadaan mereka ketika benda-benda astronomi ekstrem lainnya, seperti bintang-bintang neutron ditemukan.

Bahkan sekarang diyakini bahwa sebagian besar galaksi memiliki lubang hitam mengerikan pada intinya.

Bagaimana lubang hitam terbentuk?

Secara umum bintang dengan massa setidaknya tiga kali lebih besar dari Matahari dapat mengalami keruntuhan gravitasi yang ekstrem begitu bahan bakarnya habis.

Dengan begitu banyak massa dalam volume terbatas, gaya gravitasi kolektif mengatasi aturan yang biasanya membuat blok atom tidak menempati ruang yang sama. Semua kepadatan ini menciptakan lubang hitam.

Tipe kedua dari lubang hitam miniatur telah dihipotesiskan, meskipun tidak pernah diamati. Mereka diperkirakan telah terbentuk ketika awal semesta berkembang pesat dalam suatu peristiwa yang dikenal sebagai inflasi.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini