Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Smartphone Bisa Disusupi Malware, Pesan WhatsApp Bisa Diakses

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 09:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 12 207 2212697 smartphone-bisa-disusupi-malware-pesan-whatsapp-bisa-diakses-kh322O1OYQ.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh hacker untuk meretas WhatsApp. Salah satunya yakni menyusupi malware pada perangkat target. Hal tersebut diungkapkan oleh Pakar keamanan siber dan Chairman lembaga riset siber Indonesia CISSReC (Communication & Information System Security Research Center), Pratama Persadha.

“Dari sisi faktor perangkat smartphone, ada kemungkinan serangan malware atau perangkat sengaja dimasuki malware. Banyak sekali malware berbayar maupun gratis yang beredar dipasaran untuk melakukan spionase pada perangkat keras seperti smartphone,” kata Pratama kepada Okezone, Selasa (12/5/2020).

Dengan cara tersebut, peretas dapat mengintip WhatsApp target bahkan mengirim pesan dan aktivitas lain. Disini target tidak akan sadar bahwa WhatsApp-nya telah diambil alih. Dibandingkan dengan membajak nomor ponsel, menyusupi Malware diklaim lebih kuat. Bila peretas masuk dengan nomor ponsel, maka pemilik WhatsApp akan mengetahui ada seseorang yang mencoba masuk ke WhatsApp miliknya.

“Dalam hal ini, malware paling berbahaya adalah pegasus buatan NSO Israel. Yang bisa mengambil alih kendali smartphone hanya lewat call audio lewat Whatsapp,” kata Pratama.

Pratama menambahkan cara lain yang sering dilakukan adalah mengirimkan link URL, maupun gambar dan gif yang berisi virus. Virus dan malware yang disusupkan ini bisa mengambil alih Whatsapp.

Ia memberikan salah satu contoh kasus pembobolan WhatsApp yang dialami CEO Amazon Jeff Bezos. Isi percakapan Jeff Bezos dengan salah satu host acara TV di Amerika Serikar bocor. Hal tersebut juga yang menyebabkan perceraian salah satu orang paling kaya di dunia tersebut.Dalam hal kasus Jeff Bezos, pegasus diduga memakai cara dengan mengirimkan gambar.

“Banyak tuduhan kepada Muhammad Bin Salman karena sebelum WA Jeff Bezos bocor, Muhammad Bin Salman diketahui mengirimkan gambar kepada CEO Amazon tersebut,” kata Pratama.

Dengan cara tersebut pengguna WhatsApp juga perlu hati-hati untuk mengklik tautan pada aplikasi, bahkan dari orang dikenali sekalipun. Pratama juga mengingatkan bahwa akses fisik pada smartphone juga penting.

“Jangan sampai smartphone kita dipegang orang lain, karena akses fisik juga berarti orang lain bisa menginstal malware dan virus,” katanya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini