Kembali Buka Pabrik di AS, Elon Musk Siap Bila Dipenjara

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 207 2212792 kembali-buka-pabrik-di-as-elon-musk-siap-bila-dipenjara-kIwiP3YyDk.jpg (Foto: YouTube/Tesla)

JAKARTA - Kepala eksekutif Tesla, Elon Musk mengungkap pada Senin bahwa produksi dilanjutkan di pabrik kendaraan Amerika Serikat, di California, menentang perintah lokal terkait penutupan.

Dilansir Itnews, Elon Musk mengatakan bila ada orang yang harus ditangkap, itu adalah dirinya.

Langkah ini dilakukan ketika negara bagian dan kota-kota di sekitar Amerika Serikat bereksperimen dengan cara-cara untuk membuka kembali perekonomian mereka dengan aman setelah wabah virus corona menutup bisnis dan memaksa puluhan juta orang Amerika keluar dari pekerjaan.

Musk selama akhir pekan mengancam akan meninggalkan California ke Texas atau Nevada karena penutupan pabriknya.

Dalam sebuah email pada Senin, Tesla merujuk pada gubernur California yang memungkinkan pabrik untuk melanjutkan operasi dan mengatakan bahwa pada hari Minggu, karyawan yang sebelumnya cuti kembali ke status pekerjaan reguler mereka.

"Kami senang untuk kembali bekerja dan telah menerapkan rencana yang sangat rinci untuk membantu Anda tetap aman saat Anda kembali," menurut email yang dilihat oleh Reuters.

Musk dalam sebuah tweet mengatakan produksi dilanjutkan pada hari Senin, menambahkan bahwa ia akan bergabung dengan pekerja di jalur perakitan. "Jika ada yang ditangkap, saya minta hanya saya," tulisnya.

Para pejabat kesehatan di Alameda County, tempat pabrik Fremont, Senin malam mengatakan mereka sadar bahwa Tesla telah dibuka melampaui apa yang disebut operasi dasar minimum yang diizinkan selama penguncian, dan telah memberi tahu perusahaan itu bahwa mereka tidak dapat beroperasi tanpa persetujuan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini