Pencurian Data, CEO Tokopedia Sarankan Pengguna Ubah Password Berkala

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 207 2212859 pencurian-data-ceo-tokopedia-sarankan-pengguna-ubah-password-berkala-HLk0nbbdga.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - CEO dan Founder Tokopedia, Wiliam Tanuwijaya memberikan surat kepada pengguna terkait bocornya 91 juta oleh peretas pada 2 Mei 2020. Wiliam mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya membangun, mengembangkan dan meningkatkan sistem platform sesuai standar terbaik dunia.

"Pada tanggal 2 Mei 2020, kami menyadari adanya pencurian data oleh pihak ketiga yang tidak berwenang terkait informasi pengguna Tokopedia. Selain pemberitahuan yang telah kami informasikan sebelumnya, kami ingin memberikan informasi terbaru terkait langkah-langkah yang telah kami ambil hingga saat ini untuk mengatasi kejadian tersebut," tulis Wiliam pada suratnya kepada pengguna, Selasa (12/5/2020).

Wiliam menegaskan bahwa setelah kejadian tersebut pihaknya memulai proses investigasi dan mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan keamanan akun dan transaksi tetap terjaga.

"Kami terus pastikan bahwa kata sandi telah dienkripsi dengan enkripsi satu arah," imbuh Wiliam.

Lebih lanjut Tokopedia bekerjasama dengan Pemerintah yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Badan Siber dan Sandi Negara untuk melakukan investigasi dan memastikan perlindungan data pribadi. Selain itu, pihaknya juga menunjuk institusi independen kelas dunia yang memiliki spesialis di bidang keamanan siber dalam membantu investigasi dan identifikasi langkah-langkah yang diperlukan serta meningkatkan perlindungan data para pengguna Tokopedia.

"Pengguna kami adalah prioritas utama. Maka dari itu, sebagai langkah pencegahan tambahan, kami senantiasa mengajak seluruh pengguna Tokopedia mengikuti anjuran langkah pengamanan agar semua tetap terlindungi, seperti memastikan bahwa Anda selalu mengganti kata sandi akun Tokopedia secara berkala, tidak menggunakan kata sandi yang sama di berbagai platform digital, dan menjaga OTP dengan tidak memberikan kode OTP tersebut kepada pihak manapun termasuk yang mengatasnamakan Tokopedia dan untuk alasan apapun," kata Wiliam.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini