Twitter Cegah Tweet Berbahaya di Tengah Pandemi

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Selasa 12 Mei 2020 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 12 207 2212998 twitter-cegah-tweet-berbahaya-di-tengah-pandemi-4GayEPosrf.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA- Twitter mulai ketatkan kebijakan informasi tentang virus corona pada platformnya. Perusahaan asal Amerika tersebut akan melihat tweet mana yang lebih berbahaya dan tidak berbahaya. Untuk tweet yang berbahaya, Twitter akan menghapus langsung.

Sementara itu, beberapa tweet akan diberi label yang nantinya mengarahkan pengguna ke tautan dengan informasi tambahan tentang Covid-19.

Dilansir dari laman Business Today, Selasa (12/5/2020) label tersebut akan tersedia dalam 40 bahasa dan mulai digulirkan hari ini.

"Twitter tidak akan secara langsung mengecek atau menyebut tweet palsu di situs tersebut," kata ahli strategi senior global perusahaan untuk kebijakan publik, Nick Pickles.

Sementara itu, label akan mengarahkan pengguna kepada situs terpercaya seperti situs kesehatan dan artikel berita. Salah satu contoh tweet yang disengketakan yang mungkin dilabeli di situsnya mencakup klaim tentang asal-usul Covid-19 yang masih belum diketahui.

Kemudian, teori konspirasi tentang bagaimana virus dimulai dan buatan manusia. Twitter akan terus menghapus tweet COVID-19 yang mengancam keselamatan seseorang atau kelompok, bersama dengan upaya untuk memicu kekerasan massal atau kerusuhan sipil yang meluas.

Perusahaan telah menghapus tweet obat palsu virus corona dan mengklaim bahwa jarak sosial atau masker wajah tidak menghambat penyebaran virus.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini