Perangi Hoaks, Twitter Beri Label Informasi Covid-19 yang Menyesatkan

Sindonews, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 207 2213328 perangi-hoaks-twitter-beri-label-informasi-covid-19-yang-menyesatkan-o2BCQeFJfM.jpg (Foto: Ist)

JAKARTA - Twitter memerangi informasi hoaks tentang virus corona. Jejaring sosial itu menambahkan senjata baru untuk memerangi informasi menyesatkan dan diperdebatkan, yakni label, dikutip Sindonews.

"Awal tahun ini, kami memperkenalkan label baru untuk Tweet yang berisi media sintetis dan manipulasi. Label serupa sekarang akan muncul di Tweet yang mengandung informasi berbahaya yang berpotensi menyesatkan terkait dengan COVID-19. Ini juga berlaku untuk Tweet yang dikirim sebelum hari ini," kata Yoel Roth, Kepala Integritas Situs, dan Nick Pickle, Manajer Kebijakan Publik.

Label "Dapatkan fakta tentang COVID-19" akan muncul di bawah tweet yang meragukan, menautkan ke sumber informasi terpercaya tentang topik tersebut. Dalam beberapa kasus, Twitter dapat menambahkan peringatan khusus ke tweet, tergantung pada potensi bahaya dan jenis informasi yang menyesatkan.

Konten yang mencurigakan dibagi menjadi tiga kategori utama:

- Informasi yang menyesatkan: pernyataan atau pernyataan yang telah dikonfirmasi salah atau menyesatkan oleh para ahli masalah, seperti otoritas kesehatan masyarakat.

- Klaim yang disengketakan: pernyataan atau pernyataan di mana keakuratan, kebenaran, atau kredibilitas klaim diperdebatkan atau tidak diketahui.

- Klaim yang tidak diverifikasi: informasi (bisa benar atau salah) yang belum dikonfirmasi pada saat dibagikan.

Twitter akan mengambil tindakan berbeda berdasarkan kategori ini. Jejaring sosial itu akan memantau informasi terkait Covid-19 dan menandai konten yang menyesatkan, memprioritaskan tweet dengan visibilitas tinggi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini