Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bill Gates Menyesal Tak Peringatkan Lebih Keras soal Pandemi

INews.id, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 21:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 13 207 2213682 bill-gates-menyesal-tak-peringatkan-lebih-keras-soal-pandemi-edVCtTkOBl.jpg (Foto: AFP)

SAN FRANCISCO - Pendiri Microsoft, Bill Gates memperingatkan para pemimpin pemerintah mengenai pandemi global selama bertahun-tahun, dikutip inews. Kendati demikian, coronavirus masih membuat negara tidak waspada dan ini adalah salah satu penyesalan terbesarnya.

“Saya berharap saya telah melakukan lebih banyak untuk memerhatikan bahaya. Saya merasa tidak enak. Inti dari membicarakannya adalah kita bisa mengambil tindakan dan meminimalkan kerusakan,” kata Gates.

Gates mulai memperingatkan mengenai ancaman penyakit pandemi pada 2014. Saat itu, Ebola berada di dalam radarnya. Tahun berikutnya, saat berbicara di TED dia menyebutkan penyakit menular sebagai ancaman yang lebih besar bagi dunia dibanding nuklir.

Ancaman sudah disampaikan Gates kepada para pemimpin dunia. Tapi, kata Gates, meyakinkan politisi menghabiskan banyak uang untuk sesuatu yang bukan ancaman langsung terbukti tugas yang sulit.

Namun, Gates mengatakan kepada Wall Street Journal dia menyesal tidak mendorong lagi lebih keras. Kini, dia hanya bisa berharap para pemimpin dunia akan memetik pelajaran dari tragedi ini.

“Saya berharap peringatan yang saya dan orang lain berikan telah menyebabkan tindakan global yang terkoordinasi. Harapan saya sekarang, para pemimpin di seluruh dunia, yang bertanggung jawab melindungi warganya, akan mengambil apa yang telah dipelajari dari tragedi ini dan berinvestasi dalam sistem untuk mencegah wabah di masa depan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Bill Gates terus berupaya memerangi Covid-19. Gates Foundation telah berkomitmen menggelontorkan dana 305 juta dolar AS untuk memerangi virus corona sejauh ini.

Sikap Gates yang mati-matian melawan coronavirus dan langkah-langkah keamanan yang diambilnya membuat pendiri Microsoft menjadi target para ahli teori konspirasi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini