Apa Itu Sampah Antariksa?

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 13 Mei 2020 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 13 56 2213549 apa-itu-sampah-antariksa-ezO3gl0hXZ.jpg (Foto: LAPAN)

JAKARTA - Sejak 1994 sampah antariksa (space debris) menjadi agenda khusus di Scientific and Technical Subcommitte (STSC) PBB yang bersidang sekali setiap tahun, dikutip situs resmi LAPAN.

STSC adalah salah satu dari dua badan tambahan (selain Legal Subcommitte) yang berada di bawah Committee on the Peaceful Uses of Outer Space (COPUOS). PBB membentuk komite ini pada tahun 1959 untuk mengurusi eksplorasi dan pemanfaatan antariksa demi keuntungan bersama umat manusia yang mencakup perdamaian, keamanan, dan pengembangan.

Sidang terakhir STSC adalah sidang ke-57 yang berlangsung pada Februari 2020.

Sampah antariksa (space debris atau space junk) seperti yang dimaksud oleh PBB dalam pedoman mitigasi sampah antariksanya pada dasarnya adalah semua benda buatan yang mengorbit Bumi namun tidak memiliki fungsi.

Benda-benda ini di antaranya adalah satelit-satelit yang sudah tidak beroperasi lagi karena sudah habis masa kerjanya dan roket-roket yang sudah menjalankan tugasnya mengorbitkan satelit.

Untuk gampangnya sebut saja mereka dengan satelit dan roket bekas. Tapi itu hanya sebagian kecil dari populasi sampah antariksa yang sebagian besar berupa serpihan-serpihan kecil yang berasal dari satelit dan roket yang pecah (fragmentation debris).

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini