Intip Fenomena Alam yang Diprediksi Terjadi pada Juni

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 08 Juni 2020 22:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 56 2226576 intip-fenomena-alam-yang-diprediksi-terjadi-pada-juni-jiSCb3gwfY.jpeg (Foto: Ist)

JAKARTA - Fenomena alam diprediksi terjadi pada malam ini, yakni sebuah asteroid yang memiliki ukuran diameter hingga 160 meter yang akan mendekati Bumi dengan kecepatan 6,68 km per detik atau 14.942 mph.

Selain fenomena alam tersebut, ternyata ada sejumlah fenomena alam lainnya yang diprediksi terjadi pada bulan ini.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Instagram milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) @pussainsa_lapan dan diambil dari berbagai sumber, berikut ini fenomena alam yang diprediksi terjadi pada Juni.

3 Juni 2020

Posisi bulan akan berada di jarak terdekatnya dengan Bumi. Berdasarkan perhitungan jarak antara Bumi dengan bulan berkisar 364.390 kilometer, hal itu terjadi pukul 10.47 WIB.

4 Juni 2020

Konjungsi inferior Venus mencapai pada puncaknya, kejadian tersebut terjadi pada pukul 00.42 WIB.

Venus akan terletak di antara dan satu garis lurus dengan Matahari dan Bumi. Di waktu yang sama, Planet Merkurius juga mencapai elongasi timur maksimum 23,6 derajat dari Matahari. Planet ini berada paling rendah di langit barat setelah Matahari terbenam.

5 Juni 2020

Bulan akan berada di Fase Bulan Purnama terjadi pada pukul 2.12 WIB. Fenomena ini dikenal dengan Bulan Strawberry, penamaan tersebut dikarenakan bersamaan musim panen strawberry serta juga dikenal dengan Bulan Mawar Penuh dan Bulan Madu Penuh.

6 Juni 2020

Di tanggal ini terjadi dua fenomena, yakni pertama Gerhana Bulan Penumbra, yaitu saat Bulan melewati bayangan sebagian Bumi. Peristiwa tersebut hanya dapat disaksikan di sebagian besar Eropa, Afrika, Asia, Australia, Samudera Hindia dan Australia.

Gerhana Bulan Penumbra dimulai pada pukul 00.45.51 WIB, puncaknya 2.24.55 WIB dan berakhir 4.04.03 WIB.

Sementara fenomena alam lainnya, yakni Strawberry Full Moon juga terlihat di tanggal ini. Puncaknya berada di pukul 2.12 WIB pada jarak 369.005 kilometer dengan pusat Bumi. Purnama bisa disaksikan dari arah Barat Daya. Nama lain fenomena ini adalah Hot Moon atau Bulan Panas.

8 Juni 2020

Konjungi Bulan dan planet Jupiter akan terjadi pada pukul 22.37 WIB dengan sudat pisah sebesar 2,4 derajat. Fenomena langit ini bisa teramati dari arah Timur agak ke Tenggara dengan ketinggian sekitar 60 derajat di atas ufuk.

Dalam kesempatan yang sama juga akan terjadi Konjungsi Triple Bulan, Jupiter dan Saturnus. Fenomena tersebut bisa diamati di arah Timur agak ke Tenggara dengan menyerupai segitiga tumpul dan sudut tumpulnya berada di Jupiter.

Bulan akan bergerak perlahan mendekat ke arah Saturnus pada 9 Juni 2020 pukul 00.00 WIB yang akan membentuk segitiga siku-siku. Fenomena tersebut bisa diamati di arah Tenggara dengan ketinggian sekitar 50 derajat di atas ufuk.

13 Juni 2020

Bulan akan masuk ke Fase Perbani Akhir pada pukul 13.24 WIB. Bulan, Bumi, dan Matahari membentuk sudut 90 derajat saat fase ini terjadi.

Sementara itu, Konjungsi Bulan dan Mars di saat yang sama. Puncaknya terjadi di pukul 11.15 WIB, namun baru bisa diamati pukul 17.00 WIB sebelum matahari terbenam karena Mars tidak terlihat di siang hari. Fenomena bisa dilihat dengan mata telanjang selama kondisi cuaca cerah, bebas polusi cahaya dan bidang pandang tidak terhalang apapun.

15 Juni 2020

Bulan akan berada di titik terjauh Bumi atau Apogee. Fenomena ini akan terjadi pada pukul 08.00 WIB pada jarak 404.557 kilometer dari pusat Bulan.

19 Juni 2020

Konjungsi Bulan dan Venus, fenomena ini terjadi pada pukul 17.23.40 WIB.

21 Juni 2020

Gerhana Matahari Cincin & Bulan memasuki Fase Bulan Baru.

22 Juni 2020

Konjungsi Bulan dan Merkurius & Titik Balik Matahari Juni (Solstice Juni).

28 Juni 2020

Bulan memasuki pada Fase Perbani Awal.

30 Juni 2020

Bulan berada di titik terjauh Bumi (Perigee). 

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini