Penerapan PSBB Transisi Belum Dongkrak Penjualan Smartphone

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 57 2226851 penerapan-psbb-transisi-belum-dongkrak-penjualan-smartphone-uuQGJ7gQv4.jpg (Foto: Gsmarena)

JAKARTA - Pasca pemerintah telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang mengizinkan pusat pembelanjaan kembali beroperasi, penjualan smartphone tampaknya belum dapat bangkit.

Seperti diketahui, penjualan ponsel mengalami penurunan akibat pandemi virus corona yang melanda di dunia.

"Secara umum daya beli ponsel menurun," kata Pengamat Telekomunikasi Heru Sutadi kepada Okezone, Selasa (9/6/2020).

Heru menambahkan tidak hanya penjual secara langsung (offline), penjual smartphone secara online juga mengalami penurunan. Pasalnya di tengah penurunan ekonomi, ponsel dianggap bukan kebutuhan yang mendesak saat ini.

"Di online ada penjualan tapi tidak banyak karena tidak menjadi prioritas kebutuhan, kalaupun ada pembelian itu mengganti ponsel yang hilang atau rusak," tutupnya.

Untuk diketahui, dampak dari pandemi ini memaksa Apple Inc dan pembuat smartphone lainnya untuk menutup toko di China pada Februari lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penjualan smartphone merek Apple hanya mampu menjual kurang dari 500 ribu unit di pasar China daratan selama sebulan.

Namun, seiring berjalanya waktu tanda-tanda pemulihan dengan banyak toko dibuka kembali pada pertengahan Maret mulai terwujud. Bahkan, tanda-tanda tersebut terjadi juga di negara Korea Selatan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini