5 Inovasi Teknologi Perangi Virus Corona Buatan Anak Negeri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 10 Juni 2020 13:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 10 56 2227536 5-inovasi-teknologi-perangi-virus-corona-buatan-anak-negeri-8AjE23oMWi.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Indonesia maupun lembaga non pemerintah, berjuang untuk melawan pandemi virus corona. Beberapa teknologi berhasil diciptakan, mulai dari kain disinfektor hingga mesin pembasmi virus.

Berikut Teknologi yang diciptakan anak bangsa untuk membasmi virus corona.

1. Masker Kain Disinfektor

Pengembangan teknologi untuk membasmi virus corona salah satunya ialah masker Kain Disinsfektor yang diciptakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Masker kain disinfektor yang dilengkapi dengan tembaga dipercaya dapat membasmi kuman dan virus lebih efektif dan efisien ketimbang material lainnya seperti baja, plastik dan kertas.

2. Alat Deteksi Virus

Selain masker kain disinfektor, LIPI juga mengembangkan sebuah alat deteksi RNA virus SARS-CoV-2 (COVID-19) dengan teknik RT-LAMP (reverse transcription loop-mediated isothermal amplification), yang menggunakan cara deteksi secara turbidimetri.

Dalam metode RT-LAMP ini, dapat memungkinkan dilakukan di rumah sakit atau laboratorium dengan fasilitas lebih sederhana, dan dapat diperoleh hasilnya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

3. Mesin Pembasmi Mikroba dan Virus

BATAN menciptakan mesin pembasmi mikroba dan virus. Alat itu diberi nama Remote mobile UV-C Disinfektan dan lemari UV-C Disinfektan. Remote Mobile UV-C disinfektan atau Robot UV-C Disinfektan untuk sterilisasi ruangan dan dapat menjangkau berbagai tempat di ruangan secara fleksibel dan aman.

Sedangkan lemari UV-C disinfektan untuk sterilisasi multiguna berbagai barang yang terkontaminasi virus atau bakteri seperti alat kesehatan, dan APD kesehatan.

 

4. Jus Jambu Merah

LIPI kembali melakukan riset dan mengembangankan buah jambu menjadi minuman suplemen daya tahan tubuh. Jambu biji yang terfermentasi kultur konsorsium bakteri dan khamir kemudian diformulasi agar dapat meningkatkan imunitas tubuh.

5. Obat Herbal

LIPI mengembangkan obat herbal yang berasal dari tumbuh-tumbuhan asal Indonesia. Obat herbal berbahan rimpang Jahe merah telah dilakukan uji klinis kandidat immunomodulator, sehingga peningkat sistem imun dapat membantu pasien melawan Covid-19.

Dalam riset obat herbal yang dijadikan sebagai penangkal virus corona, LIPI sudah melakukan sejak bulan Maret lalu, dengan pengkajian ilmiah terhadap beberapa komoditas herbal Indonesia yang diperkirakan memiliki aktivitas imunomodulator.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini