BPPT Dorong Percepatan Pengembangan Vaksin Corona Buatan Dalam Negeri

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 56 2228054 bppt-dorong-percepatan-pengembangan-vaksin-corona-buatan-dalam-negeri-qOIVIksHFK.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus mendorong untuk melakukan pengembangan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri. Dukungan terciptanya vaksin Covid-19 merupakan langkah preventif BPPT dalam pencegahan penyebaran virus corona.

"Salah satu langkah yang dilakukan BPPT siap beri dukungan dalam perkembangan seed vaksin atau bahan awal pembuatan vaksin yang berasal dari Indonesia hingga pada tahap optimalisasi produk seed vaksin pada bioreactor serta pengembangan adjuvant yang mampu meningkatkan respon imun," kata Kepala BPPT, Hammam Riza saat rapat virtual Pencegahan Covid-19 bersama Menristek Bambang Brodjonegoro beberapa waktu lalu.

Hammam mengaku sangat optimis dengan kemampuan para ilmuwan Indonesia menemukan penawar Covid-19 itu. Pasalnya Indonesia mempunyai prestasi yang gemilang dalam menciptakan berbagai vaksin.

"Melihat dari kasus sebelumnya kita mampu menciptakan vaksin. BPPT sendiri pernah terlibat dalam pembuatan berbagai vaksin di antaranya vaksin avian influenza, vaksin hipatitis b, vaksin dengue, vaksin human papilloma virus," ujarnya.

View this post on Instagram

BPPT Siapkan Dukungan Percepatan Vaksin Covid-19 di Indonesia - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus berupaya melakukan percepatan dalam memproduksi vaksin Covid-19 sebagai langkah preventif penyebaran virus tersebut. - Dikatakan Kepala BPPT Hammam Riza, saat rapat virtual Percepatan Vaksin Covid-19 di Indonesia Bersama Menristek/BRIN Bambang Brodjonegoro, pihaknya siap beri dukungan dalam pengembangan vaksin Covid-19. - "Salah satu langkah yang dilakukan, yakni BPPT siap beri dukungan dalam pengembangan seed vaksin, atau bahan awal pembuatan vaksin yang sesuai dengan strain virus yang berasal dari Indonesia, hingga pada tahap optimalisasi produk seed vaksin pada bioreactor, serta pengembangan adjuvant yang mampu meningkatkan respons imun," papar Hammam di Kantor BPPT, Jakarta, Jumat (05/06) - Hammam lalu menyampaikan dengan pengalaman BPPT dalam pembuatan berbagai vaksin dan kerja sama dengan berbagai pihak, dirinya yakin mampu mendorong percepatan produksi vaksin di Indonesia. - “Melalui kolaborasi berbagai pihak lainnya, saya yakin vaksin bisa diproduksi tepat waktu di awal tahun depan. Indonesia bisa mandiri tanpa harus membeli dari luar, melihat pada kasus-kasus sebelumnya kita pun pernah menciptakan vaksin. BPPT sendiri pernah terlibat dalam pembuatan berbagai vaksin diantaranya Vaksin Avian Influenza, Vaksin Hepatitis B, Vaksin Dengue, dan Vaksin Human Papilloma Virus”, urainya. - - Guna mendukung proses hilirisasi vaksin tersebut nanti, Hammam menambahkan pihaknya juga siap berperan dalan rancangan industri/manufaktur vaksin. - - "Sudah saatnya Indonesia mandiri tidak bergantung pada import. BPPT yakin  vaksin anak bangsa ini mampu menjadi momentum bagi industri kesehatan Indonesia untuk lebih maju," pungkasnya. (Humas) - #covid19indonesia #COVID19 #vaksin #BPPTSolidSmartSpeed #BPPT2020

A post shared by BPPT RI (@bppt_ri) on Jun 10, 2020 at 4:32am PDT

Oleh karenanya, vaksin Covid-19 akan terwujud sekurang-kurangnya di awal tahun 2021 mendatang. Sehingga negara Indonesia dapat mandiri dalam mengatasi virus corona.

"Melalui kaloborasi berbagai pihak lainnya, saya yakin vaksin bisa diproduksi tepat waktu diawal tahun depan. Indonesia dapat mandiri tanpa harus membeli dari luar," ucapnya.

Ditambahkan Hammam, guna mendukung proses hilirisasi vaksin tersebut pihaknya juga siap berperan dalam rancangan industri atau manufaktur vaksin.

"Sudah saatnya Indonesia mandiri tidak tergantung import. BPPT yakin vaksin anak bangsa mampu menjadi momentum bagi industri kesehatan Indonesia maju," tutupnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini