LIPI Uji Klinis Immunomodulator pada 90 Pasien Covid-19

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 11 Juni 2020 11:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 56 2228108 lipi-uji-klinis-immunomodulator-pada-90-pasien-covid-19-pfJKZ18Enu.jpg (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan uji klinis kandidat immunomodulator yang berasal dari tanaman herbal asli Indonesia, yakni Rimpang Jahe Merah.

Uji klinis itu diberikan kepada 90 pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Uji Klinis ini dilakukan pada Senin kemarin, dengan menggunakan dua produk yang akan di uji klinis adalah Cordyceps militaris dan kombinasi herbal.⁣

“Uji klinis ini merupakan tonggak sejarah bagi pengembangan suplemen dan obat di Indonesia,” kata Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko melalui Akun IG Resmi LIPI.

 

View this post on Instagram

#SahabatLIPI Senin (8/6) malam kemarin dilakukan uji klinis kandidat immunomodulator yang berasal dari tanaman herbal asli Indonesia untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.⁣ ⁣ Uji klinis dilakukan pada 90 pasien COVID-19. Dua produk yang akan di uji klinis adalah Cordyceps militaris dan kombinasi herbal.⁣ ⁣ “Uji klinis ini merupakan tonggak sejarah bagi pengembangan suplemen dan obat di Indonesia,” ungkap Kepala LIPI, Laksana Tri Handoko. Dirinya menjelaskan, ini adalah uji klinis produk herbal pertama yang ditujukan untuk penangan COVID-19 di Indonesia, yang dipimpin dan dirancang oleh peneliti Indonesia.⁣ ⁣ Dirinya yakin bahwa jika uji klinis ini maka akan membuktikan bahwa suplemen yang selama ini telah diproduksi bisa diklaim untuk penanganan COVID-19 sehingga berpotensi untuk menjadi produk ekspor unggulan Indonesia.⁣ ⁣ #Covid19 #herbal #LawanCovid19

A post shared by LIPI (@lipiindonesia) on

Laksana menjelaskan uji klinis produk herbal pertama yang ditujukan untuk penanganan Covid-19 di Indonesia, yang dipimpin dan dirancang oleh peneliti Indonesia.⁣

Pihaknya juga yakin bahwa uji klinis ini maka akan membuktikan bahwa suplemen yang selama ini telah diproduksi bisa diklaim untuk penanganan Covid-19. Ini berpotensi untuk menjadi produk ekspor unggulan Indonesia.

 

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini