Target Produksi 2021, Uji Klinis Vaksin Corona Masuk Tahap 3

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 56 2228822 target-produksi-2021-uji-klinis-vaksin-corona-masuk-tahap-3-GHNyJsdoMb.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) / Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro mengakui uji klinis vaksin virus corona sudah masuk uji klinis tahap tiga.

Kendati sudah masuk uji klinis tahap tiga, tetapi ada kemungkinan pengembang melakukan perbaikan. Vaksin tersebut ditargetkan akan diproduksi pada 2021.

"Mungkin dari pengembang ada juga perbaikan, sehingga uji klinis tidak bisa berjalan mulus," katanya dalam diskusi melalui YouTube resmi Kemenristek, Kamis 11 Juni.

Oleh sebab itu, untuk menyiasati agar tidak terpapar virus corona, Bambang menganjurkan agar masyarakat melakukan protokol kesehatan mandiri yang ketat. Dengan demikian, di masa hidup berdampingan dengan virus corona bisa tetap aman.

"Karena itu kita lebih baik set diri kita harus hidup berdampingan sampai dapatkan imunisasi, kuncinya imunisasi," tutupnya.

Untuk diketahui, Bambang memperhitungkan akhir tahun ini bibit vaksin atau vaccine seed khusus untuk strain coronavirus di Indonesia sudah tersedia.

“Bibit vaksinnya mungkin bisa ditemukan tahun ini tapi imunisasi massal itu baru bisa mungkin tahun depan, jadi kita buat vaksin antara separuh sampai dua per tiga penduduk yang harus divaksin. Berarti vaksin yang dibutuhkan antara 130 sampai 170 juta, itu belum menghitung boosternya. Kalau kita divaksin, itu sekali vaksin belum tentu imun kita muncul sehingga harus ada boosternya sampai imun muncul. Tentu saja setiap orang berbeda, ada yang sekali vaksin langsung muncul. Ada yang tidak muncul-muncul,” tutupnya.

 

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini