LIPI Temukan Katak Mini Jenis Baru di Sumatera Selatan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 12 Juni 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 56 2228879 lipi-temukan-katak-mini-jenis-baru-di-sumatera-selatan-GsvrNuB3oV.jpg (Foto: Eki Aprilia Resdiyanti Devung/LIPI)

JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) baru-baru ini berhasil menemukan katak jenis baru dari hasil penelitiannya. Katak jenis baru itu ditemukan di Pulau Sumatera Selatan.

Para peneliti dari LIPI memberikan nama katak jenis baru itu dengan sebutan Micryletta Sumatrana. Katak tersebut hanya dapat ditemukan di kawasan hutan Harapan Jambi dan Sumatera Selatan serta di suaka margasatwa Gumai Pesamah, Sumatera Selatan.

Salah satu peneliti Biologi LIPI, Amir Hamidy mengatakan katak yang berukuran tubuh 17,4 milimeter untuk jantan, sedangkan betinanya berukuran 22,8 milimeter. Masih terdapat kemungkinan katak mini hidup di daerah dataran rendah lainnya di selatan Sumatera.⁣

Amir melanjutkan Micryletta Sumatrana memiliki ciri morfologi di bagian punggung atau dorsal yang berwarna coklat keemasan dengan sedikit bintik-bintik gelap. Bagian perut atau ventral berwarna cokelat gelap disertai corak berwarna putih krem.⁣

Ditambahkan Amir, karakter morfologi tersebut jadi pembeda utama dengan sesama anggota katak marga Micryletta lainnya. Baik dengan jenis Micryletta inornata yang dapat ditemukan di bagian Sumatera Utara Medan dan sebagian di Aceh ataupun jenis Micryletta lainnya yang tersebar di kawasan India, Indochina, dan Taiwan. ⁣

View this post on Instagram

Sejumlah peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) baru saja menemukan katak jenis baru asal selatan pulau Sumatera. Jenis baru katak tersebut diberi nama Micryletta sumatrana. Sejauh ini, katak tersebut hanya ditemukan di kawasan Hutan Harapan Jambi dan Sumatera Selatan serta di suaka margasatwa Gumai Pesamah, Sumatera Selatan. ⁣ ⁣ Amir Hamidy dari Pusat Penelitian Biologi LIPI menyatakan, masih terdapat kemungkinan bahwa katak mini Micryletta sumatrana juga hidup di daerah dataran rendah lainnya di selatan Sumatera.⁣ ⁣ Dirinya menjelaskan, katak ini memang tergolong mini. Katak jantan hanya memiliki tubuh 17,4 milimeter, sedangkan betinanya berukuran 22,8 milimeter. Katak mini tersebut juga memiliki ciri morfologi bagian punggung (dorsal) yang berwarna coklat keemasan dengan sedikit bintik-bintik gelap. Bagian perut atau ventral berwarna cokelat gelap disertai corak berwarna putih krem.⁣ ⁣ Menurut Amir, karakter morfologi tersebut jadi pembeda utama dengan sesama anggota katak marga Micryletta lainnya. Baik dengan jenis Micryletta inornata yang dapat ditemukan di bagian utara Sumatera (Medan, Aceh) ataupun jenis Micryletta lainnya yang tersebar di kawasan India, Indochina, dan Taiwan. ⁣ ⁣ Selain itu, bagian samping kepala dari jenis baru ini berwarna coklat gelap dengan bintik-bintik putih-krem di bibir dan wilayah tengah atau tympanum. Jika tungkai belakang diluruskan, bagian artikulasi tibiotarsal dapat mencapai depan mata.⁣ ⁣ Amir mengungkapkan ada perbedaan mencolok pertama kali terlihat dari pola sentral antara katak mini Micryletta sumatrana dengan katak Micryletta yang hidup di utara Sumatera. Terdapat pola menyerupai batik atau jaring pada bagian perut katak yang ditemukan di selatan Sumatera. Sedangkan katak yang ada di utara Sumatera tidak memiliki pola tersebut.⁣ ⁣ Tak hanya itu, setelah penelitian terhadap DNA, Micryletta sumatrana justru lebih menyerupai katak yang ada di Vietnam. Bahkan perbedaan DNA-nya sudah mencapai level beda jenis. Sehingga secara ilmiah ini dapat dipertanggungjawabkan sebagai jenis baru.⁣ ⁣ Foto: Eki Aprilia Resdiyanti Devung⁣ & Misbahul Munir dkk. .⁣ .⁣ #LIPI #Micryletta #katak #Sumatera #zoology #zoologi

A post shared by LIPI (@lipiindonesia) on

Selain itu, bagian samping kepala dari jenis baru ini berwarna coklat gelap dengan bintik-bintik putih-krem di bibir dan wilayah tengah atau tympanum. Jika tungkai belakang diluruskan, bagian artikulasi tibiotarsal dapat mencapai depan mata.⁣

Dijelaskan Amir. Perbedaan yang mencolok pertama kali terlihat dari pola sentral antara katak mini Micryletta sumatrana dengan katak Micryletta yang hidup di utara Sumatera.

Terdapat pola menyerupai batik atau jaring pada bagian perut katak yang ditemukan di selatan Sumatera. Sedangkan katak yang ada di utara Sumatera tidak memiliki pola tersebut.⁣

Tak hanya itu, setelah penelitian terhadap DNA, Micryletta sumatrana justru lebih menyerupai katak yang ada di Vietnam. Bahkan perbedaan DNA-nya sudah mencapai level beda jenis. Sehingga secara ilmiah ini dapat dipertanggungjawabkan sebagai jenis baru.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini