Michael Faraday, Ilmuwan Inggris yang Dijuluki "Bapak Listrik"

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 13 Juni 2020 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 56 2229105 michael-faraday-ilmuwan-inggris-yang-dijuluki-bapak-listrik-WdzzUWyWjJ.jpg (Foto: Bbvaopenmind)

JAKARTA - Listrik merupakan hal yang penting dalam kehidupan di era modern saat ini. Tanpa listrik, maka manusia tidak bisa menikmati berbagai alat elektronik seperti televisi hingga AC.

Sebelum listrik menjadi hal yang biasa pada hari ini, dahulu listrik ditemukan oleh Michael Faraday. Ia merupakan ilmuwan Inggris yang mendapat julukan "Bapak Listrik".

Michael Faraday merupakan laki-laki kelahiran Inggris pada 22 September 1791 di Newington Butts. Faraday memiliki 9 saudara kandung dan Faraday hanya dapat mencicipi bangku sekolah dasar lokal sampai umur 13 tahun.

Saat berumur 14 tahun, Faraday membantu ayahnya untuk membiayai keluarganya dengan berkerja di penjilidan buku serta menjualnya. Ketika waktu senggang ia menyempatkan diri untuk membaca berbagai macam buku, terutama buku kimia dan fisika.

Diumur 20 tahun, Faraday mengikuti sejumlah ceramah oleh ilmuwan Inggris terkenal, salah satunya Sir Humphry Davy. Humphry Davy merupakan seorang ahli kimia dan juga seorang kepala laboratorium dari Royal Institution.

Setiap kali mendengarkan ceramah, Faraday selalu membuat catatan mengenai isi ceramahnya dengan rapi dan mengirimkannya ke Humphry Davy serta lampiran surat lamaran kerja.

Tertarik dengan hasil kerjanya, Davy mengangkat Faraday menjadi asistennya di Lab Universitas terkeal di kota London saat usianya menginjak 21 tahun.

Davy merupakan sosok yang memiliki pengaruh besar pada pemikirian Faraday yang menghasilkan penemuan-penemuan listrik. Pada 1821, Faraday mengemukakan sebuah penemuan pertama yang penting di dalam dunia kelistrikan.

Pada akhirnya, Faraday menciptakan motor listrik pertama di dunia yaitu sebuah rangkaian pertama yang memakai aliran listrik sebagai sumber penggerak benda.

Sejak saat itu, Michael Farady mulai dikenal namanya dan penemuannya tersebut diakui menjadi gerbang utama menuju era modern kelistrikan. Saat melakukan berbagai percoban di tahun 1831, sang penemu listrik mendapati bahwa apabila magnet dilewati potongan kawat, maka aliran listrik masuk ke kawat, yang kemudian magnetnya berjalan.

Kondisi tersebut dinamai pengaruh elektromagnetik yang juga temuan tersebut diberi nama Hukum Faraday. Temuan tersebut diakui sebagai temuan yang bersejarah, karena Hukum Faraday mempunyai makna besar dalam perpautannya dengan pemahaman teoritis mengenai elektromagnetik.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini