Mobile Lab BSL2 Mampu Selesaikan 10 Ribu Tes Covid-19 dalam 24 Jam

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 10:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 56 2231413 mobile-lab-bsl2-mampu-selesaikan-10-ribu-tes-covid-19-dalam-24-jam-gpRYfgtbq6.jpg (Foto: Kemenristek/Ist)

JAKARTA - Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengklaim pengoperasian Mobile Lab Biosafety Level 2 (BSL2) dapat mewujudkan target 10 ribu tes Covid-19 setiap harinya. Jumlah target tersebut sesuai dengan rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan Mobile Lab BSL 2 atau dikenal laboratorium bergerak ini dikembangkan oleh BPPT untuk memenuhi ketentuan World Health Organization (WHO) yang mewajibkan standar minimal Biosafety Laboratory Level 2 dalam penanganan Covid-19.

"Sebenarnya kebutuhan Mobile BSL-2 ini memang idealnya adalah untuk memenuhi kebutuhan daerah-daerah terutama di luar Pulau Jawa yang keberadaan Lab BSL-2 sangat sedikit dan biasanya pasti adanya di ibukota provinsi," ujarnya.

Bambang membeberkan terkadang episentrum atau pusat penyebarannya bisa saja terjadi tidak langsung di ibukota provinsi atau di daerah, kabupaten, kota yang jauh dari ibukota provinsi. Karena strategi saat ini adalah testing dan tracing.

"Testing ini menjadi sangat penting terutama untuk PCR. Mobile Lab BSL 2 ini kami siap mendukung kebutuhan untuk lab yang mobile, lab yang barangkali tidak harus berada di tempat itu selamanya tapi berada di tempat itu sampai kondisi Covid-19 dinyatakan reda untuk daerah tertentu," ungkapnya.

Ditambahkan Bambang, pengembangan laboratorium bergerak ini terutama didasari oleh kebutuhan untuk menjangkau daerah-daerah yang belum mempunyai laboratorium berstandar BSL-2 sebagai syarat untuk melakukan pemeriksaan Covid-19.

"Dalam Mobile Lab BSL 2 ini, dapat dilakukan pemeriksaan menggunakan Rapid Diagnostic Test berbasis antibodi IgG/IgM dan Real Time PCR Covid-19. Laboratorium ini telah terintegrasi dengan aplikasi Pantau Covid-19 yang memungkinkan pasien dapat melihat hasil tesnya sekaligus berguna untuk tenaga kesehatan dalam melakukan contact tracing kepada pasien positif Covid-19," tutupnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini