Peneliti Manfaatkan Perangkat Wearable Deteksi Virus Corona

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 17 Juni 2020 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 17 56 2231434 peneliti-manfaatkan-perangkat-wearable-deteksi-virus-corona-lMQHKi4Kx1.jpg (Foto: Women Love Tech)

JAKARTA - Peneliti memanfaatkan perangkat wearable untuk mendeteksi virus corona atau gejala Covid-19.

Ilmuwan di West Virginia University Rockefeller Neuroscience Institute telah menciptakan platform digital yang bisa mendeteksi gejala Covid-19. Tim memanfaatkan perangkat wearable atau cincin Oura.

Aplikasi dikembangkan para peneliti memanfaatkan AI untuk memprediksi gejala terkait Covid-19 seperti demam, batuk, kesulitan bernapas dan kelelahan, dengan akurasi lebih dari 90 persen.

Para peneliti mengatakan sistem itu dapat menawarkan petunjuk infeksi pada orang yang belum menunjukkan gejala, membantu mengatasi salah satu masalah dalam pendeteksian dan penahanan wabah mematikan.

Pada April 2020 dilaporkan, lebih dari 2.000 pekerja bidang kesehatan berpartisipasi pada studi untuk menentukan apakah cincin pintar bisa memprediksi gejala Covid-19, dikutip Cnet.

Studi baru dari University of California, San Francisco, menggunakan cincin pintar yang disebut Oura untuk menentukan apakah data seperti suhu tubuh bersama dengan survei gejala harian, mungkin dapat mendeteksi awal timbulnya Covid-19.

Tujuan dari studi tiga bulan adalah untuk mengembangkan algoritma yang dapat memprediksi gejala penyakit.

Deteksi dini gejala COVID-19 berarti bahwa pemakai cincin akan bisa mendapatkan perawatan dan mengisolasi diri mereka sendiri, yang sangat penting bagi petugas kesehatan di garis depan yang mungkin berhubungan dengan virus corona baru.

Cincin ini dapat melacak tanda-tanda vital seperti denyut jantung dan laju pernapasan melalui jari.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini