Facebook Akan Hadirkan Opsi Matikan Iklan Politik

INews.id, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 207 2232424 facebook-akan-hadirkan-opsi-matikan-iklan-politik-BwPOZz15xy.jpg (Foto: Ist)

MENLO PARK - Tahun ini Amerika Serikat (AS) akan menghadapi Pemilu, dikutip iNews. Raksasa jejaring sosial Facebook bersiap untuk pemilihan 2020 dengan meluncurkan opsi bagi pengguna mematikan iklan politik dan menghadirkan inisiatif untuk meningkatkan jumlah pemilih.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan pengguna bisa mematikan iklan politik, alat yang pertama kali diperkenalkan awal tahun ini. Selama beberapa minggu, orang akan memiliki opsi untuk menonaktifkan semua masalah sosial, iklan pemilu, atau politik dari kandidat.

Pengguna akan menemukan opsi di iklan itu sendiri atau dalam preferensi iklan platform apa pun. Selain itu, Facebook juga meluncurkan Voting Information Center baru yang menawarkan sumber daya kapan dan bagaimana memilih, serta pembaruan dari pejabat.

"Dengan begitu banyak wacana kami berlangsung secara online, saya percaya platform seperti Facebook dapat memainkan peran positif dalam pemilihan ini dengan membantu orang Amerika menggunakan suara mereka di tempat yang paling penting, dengan memberikan suara," kata bapak dua anak tersebut.

Suami Priscilla Chan ini percaya, Facebook memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk mencegah penindasan pemilih, tapi juga secara aktif mendukung keterlibatan, pendaftaran, dan partisipasi pemilih yang mendapat informasi.

Facebook mengatakan ingin membantu mendaftarkan empat juta pemilih tahun ini dengan informasi otoritatif di seluruh platformnya, termasuk Messenger, Instagram, dan Facebook. Sementara itu, Voting Information Center, yang akan berada di atas feed pengguna akan didasarkan pada model yang sama seperti Covid-19 Information Center.

Selain sumber daya dalam mendaftar untuk memilih, surat suara, dan banyak lagi, Facebook mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pejabat dan ahli pemilihan negara bagian untuk memasukkan pengumuman lokal terbaru. Dalam pembelaan kebijakannya untuk tidak mengecek fakta atau memverifikasi iklan poliik dengan cara apa pun, Zuckerberg terus berpegangan pada argumen kebebasan berekspresi dan mengatakan dia ingin menjaga platform serterbuka mungkin guna membiarkan pemilih membuat penilaian bagi diri mereka sendiri.

"Akuntabilitas hanya berfungsi jika kita dapat melihat apa yang dikatakan oleh orang-orang yang mencari suara kita, bahkan jika kita membenci apa yang mereka katanya. Pada akhirnya, saya percaya cara terbaik untuk meminta pertanggung jawaban politisi adalah melalui pemungutan suara," kata Zuckerberg.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini