Dokter Penyakit Dalam: Gunakan Gadget di KRL Berpotensi Terpapar Corona

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 57 2232059 dokter-penyakit-dalam-gunakan-gadget-di-krl-berpotensi-terpapar-corona-N1FZT0FJAB.jpg (Foto: Pixabay)

JAKARTA - Di tengah pandemi virus corona yang masih mengancam, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Junior Doctor Network, dr. Edward Faisal meminta pengguna kereta (KRL) agar tidak mengoperasikan smartphone dan tablet. Sebab perangkat tersebut berpotensi tercemar oleh virus.

"Saat virus termasuk SARS-CoV-2 nempel di gawai kita bisa bertahan sampai lima hari, jangan salah," katanya dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Edward menambahkan, virus yang dapat menempel di gawai tersebut, berasal dari bermacam-macam faktor. Hal ini berpotensi penularan atau pencemarannya lebih banyak berasal dari tangan pengguna yang sebelumnya tercemar.

"Dalam kaitannya dengan para commuter, pencemaran virus ke gawai juga dapat berasal dari percikan droplet dari para pengguna KRL. Sebab, droplet ini dapat keluar ketika manusia berbicara apabila tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak,"imbuhnya.

Oleh sebab itu, Edward menyarankan agar para pengguna tidak menggunakan gawainya selama di dalam perjalanan menggunakan KRL.

"Jadi selain risiko untuk kita, juga orang yang di rumah. Jadi kalau kita sayang sama orang yang di rumah dan di sekitar kita, sebaiknya jangan keluarin handphone," ungkapnya.

Sebagai tambahan, pengguna KRL juga disarankan untuk tetap mengikuti aturan dari PT. KAI Commuterline Indonesia, dan memperbarui informasi resmi dari pemerintah tentang upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 agar dapat tetap melanjutkan aktivitas yang aman dan produktif di tengah pandemi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini