UEA dan India, Negara yang Pertama Amati Gerhana Matahari Cincin 21 Juni

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Minggu 21 Juni 2020 14:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 21 56 2233823 uea-dan-india-negara-yang-pertama-amati-gerhana-matahari-cincin-21-juni-UOJgcHzk9G.jpg (Foto: Gulf News)

JAKARTA - Gerhana Matahari Cincin (GMC) mulai menampakan wujudnya kepada warga dunia. Langit di beberapa negara di dunia sudah gelap karena fenomena alam ini, dikutip Sindonews.

Uni Emirat Arab (UEA) menjadi salah satu negara pertama yang bisa melihat Gerhana Matahari Cincin. Di sana, GMC mulai teramati pada pukul 08.14 pagi waktu setempat dan mencapai puncaknya pada pukul 09.36 waktu setempat.

Selain di UEA, langit di India juga sudah mulai terjadi fenomena serupa. Bhuj menjadi kota pertama di India yang dapat memantau pergerakan Gerhana Matahari Cincin pada pukul 09.58 waktu setempat. Gerhana di India diperkirakan akan berlangsung selama 4 jam.

Selain di kedua negara itu, Gerhana Matahari Cincin juga teramati di sebagian besar negara di Asia, Afrika, Pasifik, Samudra Hindia, sebaian Eropa dan Australia.

Gerhana Matahari Cincin merupakan fenomena alam yang terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris. Pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini