Wisata Luar Angkasa Biaya Rp1,7 Miliar Gunakan Balon Udara

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Selasa 23 Juni 2020 14:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 23 16 2234913 wisata-luar-angkasa-biaya-rp1-7-miliar-gunakan-balon-udara-MHkeZK4gkr.jpg (Foto: Space Perspective Illustration)

JAKARTA - Wisata luar angkasa di masa depan tampaknya benar-benar akan terwujud. Saat ini, persiapan tengah dilakukan seperti yang dikerjakan oleh Space Perspective.

Dilansir Geekwire, Co-CEO Taber MacCallum dan Jane Poynter mengungkap konsep mereka untuk kapsul berbentuk balon yang disebut Spaceship Neptune. Uji terbang yang tidak direncanakan akan dimulai awal tahun depan.

"Hal-hal baik butuh waktu," kata MacCallum saat wawancara dengan GeekWire sebelum acara besar itu.

Nama MacCallum dan Poynter tampaknya tidak asing bagi mereka yang tertarik dengan konsep wisata luar angkasa.

Tujuh tahun lalu, MacCallum dan Poynter mengungkap konsep serupa untuk World View Enterprises, perusahaan yang berbasis di Arizona yang bertujuan untuk menerbangkan orang ke ketinggian 100.000 kaki, dengan biaya USD75.000 per tiket.

Ketinggian tersebut jauh lebih rendah dibandingkan batas ruang yang diterima secara internasional, yaitu 100 kilometer atau 62 mil. Akan tetapi, ini sudah cukup tinggi untuk bisa melihat lanskap wide-angle.

Basis awal operasi Space Perspective adalah di Fasilitas Peluncuran dan Pendaratan Kennedy Space Center, tempat pesawat ulang-alik NASA digunakan untuk mendarat.

Pengalaman wisata luar angkasa ini akan berbeda dengan perjalanan bertenaga roket yang dijanjikan Virgin Galactic atau CEO Amazon, Jeff Bezos dengan Blue Origin.

Wisata antariksa ini mendukung hingga delapan penumpang dan seorang pilot. Kabarnya, diperlukan waktu selama dua jam untuk menuju ketinggian 100 ribu kaki melalui balon besar yang berisi hidrogen.

Setelah pelayaran dua jam di ketinggian itu, Spaceship Neptunus akan membutuhkan waktu dua jam lagi untuk turun ke pendaratan di Samudera Atlantik atau Teluk Meksiko. Sebuah kapal akan mengambil penumpang, kapsul dan balon, dan mengembalikan mereka semua ke pantai.

Menurut Poynter, penerbangan penumpang dipatok mulai sekitar 2024. Dia mengharapkan harga tiket berada di kisaran USD125.000 atau sekira Rp1,7 miliar, atau kira-kira setengah dari Virgin Harga Galactic terbaru untuk spaceflight suborbital.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini