Benarkah Jupiter Jadi Sarang Alien? Ini Penjelasan Ilmuwan NASA

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 16 2236724 benarkah-jupiter-jadi-sarang-alien-ini-penjelasan-ilmuwan-nasa-MFoCDi8bTg.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - Ilmuwan NASA mengklaim alien bisa hidup di planet Jupiter karena banyak ditemukan tanda-tanda kehidupan alien, dikutip Sindonews.

Dr Mohit Melwani Daswani, dari NASA, dan ilmuwan ruang angkasa Profesor Monica Grady, dari Liverpool Hope University, percaya bahwa kehidupan lain dapat mengintai dunia yang salah satunya makhluk dari Jupiter.

Para ilmuwan telah mengungkapkan kehidupan alien di Jupiter bisa ada setelah menemukan semua bahan untuk bertahan hidup di salah satu bulan planet ini.

Sebuah studi oleh badan antariksa telah mengungkap bahwa lautan pernah mengandung mineral yang memberi kehidupan seperti kalsium dan sulfat.

Dr. Daswani menjelaskan, “Memang diduga lautan ini masih bisa bersifat sulfur. Sebuah penelitian oleh NASA telah mengungkap bahwa lautan pada suatu waktu mengandung mineral yang memberi kehidupan''.

Bahkan China akan memulai pencarian kehidupan di luar Bumi dengan mulai memburu Alien yang akan dilakukan pada September mendatang.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh kepala ilmuwan Search for Extraterrestrial intelligence (SETI), Zhang Tongjie.

Teleskop raksasa yang diberi nama Five Hundred Meter Aperture Spherical Telescope (FAST) akan secara resmi memulai perburuan Alien di akhir tahun ini.

Teleskop tersebut mulai dibuat pada 2011, dan selesai 2016. FAST berlokasi di Kabupaten Pingtang, Provinsi Guizhou, China.

Teleskop ini memiliki diameter 500 meter. Namun, hanya bisa fokus pada segmen 300 meter di saat tertentu.

FAST sendiri secara resmi sudah beroperasi sejak Januari lalu dan dibuka untuk para astronom di seluruh dunia.

Pada bulan Maret, para ilmuwan SETI menerbitkan sebuah makalah penelitian yang menyimpulkan hasil observasi awal mereka dengan FAST.

Dari hasil penelitian tersebut salah satu yang ditemukan mengenai cara meningkatkan kemampuan teleskop untuk menghilangkan interferensi frekuensi radio di Bumi.

Selain itu, observasi tersebut juga mengindentifikasi adanya sinyal ET dengan narrowband yang kemungkinan berasal dari kehidupan lain di luar angkasa. Teleskop FAST saat ini sedang dalam peningkatan kemampuan.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini