Cemari Udara, AS Hadapi Badai Debu Sahara Terparah dalam 50 Tahun

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 13:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 26 16 2236790 cemari-udara-as-hadapi-badai-debu-sahara-terparah-dalam-50-tahun-qwFeiNbx0K.jpg (Foto: AccuWeather)

JAKARTA - Fenomena kabut debu atau badai debu Sahara menerjang wilayah Amerika Serikat (AS). Awan debu Sahara yang menyebabkan masalah kualitas udara di Karibia menghantam AS untuk pertama kalinya pada Kamis.

Menurut Pablo Méndez Lázaro, seorang spesialis kesehatan lingkungan di University of Puerto Rico, badai debu tersebut merupakan fenomena terparah yang terjadi dalam waktu 50 tahun terakhir.

"Ini adalah event paling penting dalam 50 tahun terakhir," kata Pablo Méndez Lázaro, dikutip Nypost.

Fenomena yang menyebabkan kualitas udara memburuk itu dijuluki "Gorilla Dust Cloud". Gambar satelit menunjukkan badai menggelapkan langit dan bergulir di barat laut Kamis pagi. Tampaknya badai itu menuju ke Louisiana dan sebagian Texas.

Menurut ahli, fenomena ini menyebabkan kualitas udara di Karibia mencapai tingkat "berbahaya" ketika menyapu daerah tersebut pada hari Rabu.

Pejabat kesehatan memperingatkan, peristiwa cuaca bisa melemahkan sistem pernapasan orang yang berjuang melawan Covid-19.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini