Google Bakal Hapus Data Secara Otomatis Setelah 18 Bulan

INews.id, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 19:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 30 16 2239041 google-bakal-hapus-data-secara-otomatis-setelah-18-bulan-34B47y4omp.jpg (Foto: Unsplash)

JAKARTA - Google kabarnya akan menghapus data secara otomatis setelah 18 bulan. Menurut Google, setiap produk seharusnya hanya menyimpan informasi pengguna selama informasi tersebut diperlukan.

"Kami percaya setiap produk seharusnya hanya menyimpan informasi Anda selama informasi tersebut dibutuhkan dan bermanfaat untuk Anda, apakah itu untuk menemukan tempat favorit di Maps ataupun mendapatkan rekomendasi tontonan di YouTube," kata Google dalam keterangan yang diterima iNews.id, Selasa (30/6/2020).

Berangkat dari pemikiran tersebut, tahun lalu Google menghadirkan kontrol hapus otomatis. Fitur memberikan pengguna pilihan untuk meminta Google menghapus data Histori Lokasi, penelusuran, suara, dan aktivitas YouTube setelah 3 bulan atau 18 bulan secara otomatis dan berkelanjutan.

"Kami terus menantang diri untuk dapat memberikan lebih banyak layanan dengan lebih sedikit data. Dan, hari ini kami mengubah praktik retensi data kami sehingga hapus otomatis menjadi setelah default untuk aktivitas umum Anda," ujar Google.

Jadi cara kerjanya, mulai hari ini saat pertama kali Anda mengaktifkan Histori Lokasi, yang secara default dinonaktifkan, opsi hapus otomatis Anda akan langsung disetel ke 18 bulan. Hapus otomatis Aktivitas Web & Aplikasi juga akan disetel secara default ke 18 bulan untuk akun baru.

Artinya, data aktivitas Anda akan secara otomatis dan berkelanjutan dihapus setelah 18 bulan, bukannya disimpan hingga Anda menghapusnya secara manual. Anda bisa menonaktifkan setelah ini atau mengubah opsi hapus otomatis kapan saja.

Bila sudah mengaktifkan Histori Lokasi dan Akivitas Web & Aplikasi, Google tidak akan mengubah setelah tersebut. Namun, Google akan secara aktif mengingatkan Anda mengenai adanya kontrol hapus otomatis melalui notifikasi dalam produk serta e-mail.

Di samping itu, Google juga mengumumkan mereka menggulirkan update untuk banyak alat privasinya. Google telah mempermudah akses ke kontrol utama akun Google dari Penelusuran.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini