Dilengkapi Sayap, Robot Ini Mampu Terbang Mirip Burung

INews.id, Jurnalis · Sabtu 04 Juli 2020 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 04 16 2241067 dilengkapi-sayap-robot-ini-mampu-terbang-mirip-burung-if1BjvXx8f.jpg (Foto: Slash Gears)

SAN FRANCISCO - Peneliti mengembangkan robot yang menyerupai burung. Robot ini dilengkapi sayap atau bulu buatan.

Dikutip iNews, para peneliti Festo telah mengumumkan pembuatan proyek bionik yang disebut BionicSwift. Burung robot bisa terbang menggunakan bulu buatan dan menggunakan struktur ringan di inti konstruksi.

Berat rendah sangat penting karena semakin sedikit berat yang harus digerakkan, semakin sedikit material yang dibutuhkan.

BionicSwift memiliki berat 42g dan memiliki tubuh yang panjang 44,5 cm dengan lebar sayap 68 cm. Para perancang mengatakan, proporsi membuat burung robot sangat lincah dan gesit.

Burung itu dapat terbang dengan putaran dan berbelok dengan kencang. Para perancang menciptakan sayap model BionicSwift semirip mungkin pada sayap alami dengan bulu burung.

Lamella individu terbuat dari busa yang sangat ringan dan fleksibel tapi sangat kuat yang saling tumpang tindih. Bulu-bulu terhubung ke pena karbon dan melekat pada sayap tangan dan lengan yang sebenarnya sebagai model yang tidak alami.

Pada sayap upstroke, lamellae individu kipas keluar dan kemudian mereka tutup selama downstroke untuk memberikan robot terbang dengan penerbangan yang lebih kuat. Para desainer mengatakan, replikasi dekat sayap burung yang sebenarnya memberi BionicSwift profil penerbangan yang lebih baik dibanding pemukulan sayap pendulunya.

Di dalam tubuh robot adalah mekanisme yang diperlukan untuk mengepakkan sayap, teknologi komunikasi, komponen kontrol, ekor, motor brushless, dua servos, baterai, unit peralatan, serta berbagai papan sirkuit.

Penerbangan burung robot dikoordinasikan menggunakan GPS dalam ruangan berbasis radio dengan teknologi ultra-wideband. Tim memasang beberapa modul radio di ruang membentuk jangkar tetap yang saling menemukan dan menentukan wilayah udara yang dikendalikan.

Sistem dapat menggunakan jalur yang telah diprogram untuk merencanakan dan menentukan rute serta jalur untuk penerbangan. Burung-burung robot dapat memperbaiki jalur penerbangan secara mandiri tanpa input dari manusia.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini