Gunakan Teleskop, Astronom Amatir Temukan Spot Baru Jupiter

INews.id, Jurnalis · Senin 06 Juli 2020 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 16 2241705 gunakan-teleskop-astronom-amatir-temukan-spot-baru-jupiter-Hl071q8wQN.jpg (Foto: NASA)

SAN FRANCISCO - Jupiter merupakan salah satu planet terbesar di sistem tata surya. Planet itu juga dikenal sebagai Great Red Spot, dikutip iNews.

Seorang astronom amatir telah menemukan fitur baru di permukaan planet terbesar di Galaksi Bima Sakti. Fitur baru di permukaan Jupiter dilihat pertama kali oleh Clyde Foster dari Centurion, Afrika Selatan.

Dia memperhatikannya saat melihat Jupiter melalui teleskopnya menggunakan filter yang peka terhadap penyerapan gas metana.

Dua hari kemudian, pada 2 Juni 2020, pesawat luar angkasa NASA Juno terbang di dekat daerah itu dan dapat menggambarkan tempat tersebut dengan detail yang baik. Untuk menghormati penemuannya, fitur dinamai Clyde’s Spot.

Tim Juno NASA percaya, tempat yang baru dilihat adalah awan material yang meletus melalui lapisan atas atmosfer yang terjadi secara berkala di garis lintang tertentu. Gambar penemuan terbaru dibuat oleh ilmuwan citizen Kevin M. Gill menggunakan data dari JunoCam dari pesawat Juno.

Masyarakat dapat mengunduh gambar JunoCam mentah dan melakukan pemrosesan gambar mereka sendiri. Lalu, mereka diundang untuk mengunduh gambar mereka ke situs web Juno.

Menurut NASA, gambar Gill adalah proyeksi peta yang menggabungkan lima gambar JunoCam yang diambil pada 2 Juni 2020. Pada saat gambar diambil, Juno berada sekitar 28.000 mil hingga 59.000 mil dari puncak awan planet di garis lintang antara 48 derajat dan 67 derajat selatan.

Kendaraan antariksa Juno diluncurkan pada 2011 dan tiba di orbit sekitar Jupiter pada 2016. Pada masanya, wahana antariksa harus melakukan beberapa manuver dramatis untuk mempertahankan misinya, yang semula telah dirancang untuk beroperasi hanya sampai 2018.

Dengan masa hidup panjang, misi terus mengumpulkan data tentang Jupiter termasuk informasi tentang atmosfer, komposisi, dan medan magnet yang kacau.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini