Infeksi Amoeba Bisa Mengganggu Sel Saraf Otak Manusia

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Selasa 07 Juli 2020 07:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 16 2242259 infeksi-amoeba-bisa-mengganggu-sel-saraf-otak-manusia-TPfPPg053R.jpg (Foto: IST)

FLORIDA - Departemen Kesehatan Florida, Amerika Serikat mengungkapkan bahwa amoeba diketahui dapat menggerogoti sel saraf otak manusia. Dampak yang ditimbulkan bahkan bisa menyebabkan kematian, dikutip Sindonews.

Departemen tersebut mencatat sudah ada 143 kasus infeksi amoeba jenis Naegleria fowleri, sejak 1962 sampai 2016. Dari total kasus, hanya empat orang yang dinyatakan selamat.

Naegleria fowleri merupakan organisme bersel satu yang hidup di perairan hangat seperti danau, sungai, sumber air panas, serta air tanah. Dan menjadi satu-satunya spesies serupa yang telah teridentifikasi menginfeksi manusia.

Amoeba masuk ke dalam tubuh manusia melalui air yang terhisap oleh hidung ketika seseorang menyelam di perairan hangat seperti danau atau sungai. Bahkan juga ada di kolam renang yang minim zat klorin.

Orang-orang yang telah terinfeksi dengan amoeba ini memiliki gejala seperti demam, mual dan muntah serta leher yang kaku, halusinasi, hingga koma. Sebagian besar pasien meninggal dunia akibat infeksi ini dalam waktu seminggu.

Gejala tersebut hampir mirip dengan meningitis akibat bakteri. Dokter pun kerap kesulitan mendiagnosis anatara meningoencephalitis atau radang otak parah akibat Naegleria fowleri.

Departemen Kesehatan Florida juga mengaku sudah mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk menghindari kegiatan berenang di air tawar, terutama ketika airnya sedang hangat.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini