Pandemi Covid-19, Aplikasi Tinder Hadirkan Fitur Video Chat

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 16 2244181 pandemi-covid-19-aplikasi-tinder-hadirkan-fitur-video-chat-OKwjIvsuZ5.jpg (Foto: Google Play)

JAKARTA - Saat pengguna memakai aplikasi perkenalan online, mereka bisa bertemu untuk melihat ketertarikan lebih jauh. Namun, pandemi Covid-19 membuat hal ini terbatas.

Demi menyajikan kemudahan dan kenyamanan itu, kini Tinder hadirkan fitur video chat pada aplikasinya. Dilansir Android Police, Match Group perusahaan di balik aplikasi Tinder mengatakan perusahaannya sudah melakukan eksperimen terhadap fitur ini sejak lama.

Hanya saja, keputusan untuk benar-benar menghadirkan fitur tersebut muncul setelah kondisi lockdown di berbagai negara muncul akibat Covid-19. Pada masa pandemi tempat berkumpul menjadi terbatas dan mempengaruhi kehidupan sosial.

Untuk fiturnya sendiri, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan video call pada umumnya. Pada dasarnya fitur akan tersedia jika kita sudah match-by-match dengan pengguna lainnya.

Hanya saja fitur ini tidak serta merta dapat digunakan. Fitur ini dapat diakses apabila kedua pengguna yang terhubung sama-sama sudah mengaktifkannya.

Adapun untuk mengaktifkan fitur ini cukup mudah. Pengguna hanya perlu mengakses fitur chatting dan menekan tombol video chat yang tersedia. Jika pasangan Anda juga mengaktifkan fitur tersebut, maka secara otomatis video chat akan berlangsung.

Lebih lanjut, pengguna dapat menonaktifkan fitur ini kapan saja jika dirasa ingin mengakhiri kencan. Hal ini akan membuat pengguna merasa lebih aman dan nyaman.

Sedikit perbedaan lainnya, dibandingkan video call biasa yang membuat tampilan pengguna lebih kecil, Tinder lebih memilih untuk membagi tampilan layar menjadi dua. Setidaknya dikatakan tampilan seseorang yang kita hubungi akan sebesar 50% atau sedikit lebih besar dibandingkan ditampilkan secara penuh.

Selain penjelasan tersebut, belum ada pernyataan lebih lanjut yang disampaikan terkait kapan fitur ini dapat diakses. Namun untuk saat ini, fitur video chat baru diluncurkan sebagai tes skala kecil di beberapa negara termasuk Indonesia.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini