Mars dan Bumi Berdekatan Tahun Ini, 3 Negara Siapkan Misi Peluncuran

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Jum'at 10 Juli 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 10 16 2244197 mars-dan-bumi-berdekatan-tahun-ini-3-negara-siapkan-misi-peluncuran-dx02PTy0VY.jpg (Foto: NASA Solar System Exploration)

JAKARTA – Mars dan Bumi akan berada di posisi berdekatan di lintasan orbit pada tahun ini. Kejadian seperti ini hanya terjadi dua tahun sekali.

Untuk mengelilingi matahari, Bumi memerlukan waktu 365 hari, sedangkan Mars membutuhkan waktu 687 hari atau dua kali lipat dari waktu yang dibutuhkan Bumi.

Dengan posisi ini, perjalanan menuju Mars akan menjadi lebih efisien dan singkat dibandingkan pada waktu biasa. Adapun fenomena ini akan berlangsung pada 15 Juli hingga 3 Agustus 2020.

Memanfaatkan kondisi ini, tiga negara tengah mempersiapkan misi ke planet merah mereka yang akan dimulai pada 15 Juli, dikutip Forbes. Negara mana saja yang akan melakukannya, simak di bawah ini:

Uni Emirat Arab

Arab akan melakukan misi antariksa pertama ke planet merah melalui The Hope Mars Mission. Misi tersebut akan dilakukan pada 15 Juli dan berakhir pada 3 Agustus 2020. Diluncurkan dari Tanegashima Space Center Jepang, rencananya satelit Hope akan sampai di lintasan orbit pada awal 2021.

Misi ini dilakukan untuk mempelajari atmosfer dan iklim yang ada di Mars. Besar harapan akan ditemukan bagaimana proses Mars berubah dari planet gurun yang dingin menjadi planet lembab dan panas.

China (CNSA)

Berselang satu minggu setelah Uni Emirat Arab, China juga akan meluncurkan misi penerbangan mereka melalui misi Huoxing-1 (Mars-1). Misi ini akan dilakukan dari tanggal 23 Juli hingga awal Agustus 2020 dan akan diluncurkan dari Hainan, China. Misi ini akan menggunakan roket Long March 5 yang diperkirakan tiba di lintasan orbit pada 23 April 2021.

Melalui misi ini, China akan mengirimkan satelit, pendarat, dan kendaraan penjelajah secara bersamaan. Adapun jika berhasil, satelit ini akan mulai mengorbit mengelilingi Mars pada 11-24 Februari 2021. Sedangkan kendaraan penjelajah akan digunakan 90 hari dimulai dari 23 April 2021 untuk mengeksplorasi planet itu.

Jika hal ini berjalan sesuai rencana, maka China akan menjadi negara ketiga setelah Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet yang mendaratkan kendaraan penjelajah di Mars.

Amerika Serikat (NASA)

Amerika Serikat kembali lakukan misi perjalanan antariksa ke planet merah melalui Mars 2020. Misi ini rencananya akan diluncurkan melalui Kompleks Peluncuran Stasiun Ruang Angkasa Angkatan Udara Cape Canaveral 41 pada 30 Juli 2020.

Melalui misi ini, NASA akan mendaratkan kendaraan penjelajah di kawah Jazero Mars pada 18 Februari 2021. Kendaraan penjelajah ini akan digunakan untuk mencari tanda-tanda kehidupan purba.

Selain itu, rencananya NASA akan mengumpulkan sampel batuan dan tanah yang akan dibawa ke Bumi pada awal 2031.

Selain ketiga misi tersebut, Rusia dan Eropa juga berencana melakukan pendaratan di Mars melalui misi ExoMars. Sayangnya misi tersebut harus tertunda hingga September 2022 akibat pandemi Covid-19.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini