Teknologi Jaringan 6G Tawarkan Pengalaman Cross Reality

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Rabu 15 Juli 2020 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 16 2246986 teknologi-jaringan-6g-tawarkan-pengalaman-cross-reality-jJBKBd9j7J.jpg (Foto: Lifewire)

JAKARTA – Samsung baru saja merilis buku terbaru berjudul “The Next Hyper-Connected Experience for All” pada Selasa (14/7/2020). Pada buku itu Samsung menjelaskan bahwa mereka tengah merencanakan penelitian yang mendukung terciptanya jaringan 6G pada 2028.

Teknologi ini akan menjadi versi yang jauh lebih baik dibandingkan jaringan 5G yang baru saja diperkenalkan selama satu tahun sejak 2019.

"Sementara komersialisasi 5G masih dalam tahap awal, tidak pernah terlalu dini untuk mulai mempersiapkan 6G karena biasanya dibutuhkan sekitar 10 tahun dari awal penelitian hingga komersialisasi generasi baru teknologi komunikasi,” ucap Kepala Pusat Penelitian Komunikasi Lanjutan Sunghyun Choi, dikutip dari situs resmi Samsung.

Lebih lanjut mengenai rencananya ini, Samsung menjelaskan bahwa jaringan teknologi terbaru 6G akan dapat digunakan baik oleh manusia maupun mesin. Untuk mewujudkan hal tersebut, jaringan teknologi 6G direncanakan akan menggunakan konsep digital twins. Konsep ini memungkinkan pengguna menjelajahi dan memantau kenyataan di dunia virtual dari dunia nyata, tanpa kendala temporal atau spasial.


Baca juga: 5 Aplikasi Bisa Kembalikan Data yang Terhapus di Android

“Pengguna bahkan dapat melampaui pengamatan, dan benar-benar berinteraksi dengan digital twins, menggunakan perangkat VR atau tampilan holografik. Digital twins bisa menjadi representasi dari serangkaian sensor dan aktuator yang dikendalikan dari jarak jauh. Dengan cara ini, interaksi pengguna dengan digital twins dapat menghasilkan tindakan di dunia fisik,” jelas Samsung dalam buku “The Next Hyper-Connected Experience for All”, dikutip Trustedreviews.

Jika Anda masih bingung dengan konsep ini, singkatnya jaringan teknologi 6G akan menghadirkan pengalaman cross reality (XR) yang merupakan versi lebih modern dari penggabungan pengalaman Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) beserta dengan hologram berkualitas tinggi dan replika digital.

Hal ini akan membuat apa yang Anda dilakukan dalam dunia virtual memiliki dampak pada dunia nyata. Sebagaimana trustedreviews memberikan contoh kasus dokter yang melakukan operasi jarak jauh.

Meski terlihat mengagumkan, jaringan teknologi ini memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi. Jaringan 6G membutuhkan kecepatan data puncak sebesar 1.000 Gbs dan latensi udara kurang dari 100 mikrodetik, yang mana itu artinya setara 50 kali lipat kecepatan data puncak dan sepersepuluh latensi yang dimiliki oleh jaringan 5G.

Selain dua persyaratan itu, masih banyak persyaratan lain yang diperlukan 6G untuk dapat beroperasi seperti pita frekuensi terahertz (THz), evolusi topologi jaringan, hingga berbagai spektrum, semuanya tertuang dalam buku milik Samsung. Adapun melihat kerumitan ini, Samsung memperkirakan bahwa jaringan teknologi 6G baru dapat dipasarkan secara massal pada 2030.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini