AS Luncurkan 4 Buah Satelit Pengintai ke Lintasan Orbit

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Kamis 16 Juli 2020 17:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 16 2247475 as-luncurkan-4-buah-satelit-pengintai-ke-lintasan-orbit-H8W2sufRcZ.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - Amerika Serikat (AS) berhasil luncurkan roket Northrop Grumman Minotaur IV dari Mid-Atlantic Regional Spaceport (MARS) di Pantai Wallops, Virginia, Rabu (15/7/2020). Roket tersebut diluncurkan tepat pada pukul 9:46 waktu setempat, setelah mengalami penundaan selama 46 menit akibat pembersihan di sekitar lokasi peluncuran.

Dilansir Space.com, peluncuran kali ini dilakukan dalam rangka misi NROL-129 yang memuat empat buah satelit mata-mata milik Amerika Serikat.

Terkait dari misinya ini, tidak ada yang tahu pasti di mana roket Minotaur IV melepaskan empat buah satelit tersebut pada lintasan orbit. Perihal desain dan fiturnya tidak dibeberkan kepada publik, sehingga tidak diketahui apa yang akan dilakukan oleh keempat satelit tersebut. Namun NRO, Kantor Pengintaian Nasional Amerika Serikat memberikan sedikit keterangan bahwa keempat satelit dalam misi NROL-129 diperuntukkan sebagai keamanan militer negara dan sekutu.

“NROL-129 mewakili kolaborasi antara NRO dan mitra industri kami untuk merancang, membangun, meluncurkan, dan mengoperasikan sistem satelit yang akan menunjukkan kemampuan nilai revolusioner bagi bangsa dan sekutu kita,” ucap Chris Scolese, Direktur NRO, dikutip Spaceflightnow.


Baca juga: Ketahui 7 Tingkatan Rank di Game Mobile Legends

Lebih lanjut ia menyampaikan, “Saya senang menambahkan bab baru ini ke sejarah panjang NRO dalam mengembangkan, meluncurkan dan mengoperasikan sistem intelijen overhead yang canggih untuk mendukung keamanan negara kita, dan saya menantikan masa depan dengan lebih banyak peluang untuk kolaborasi di Virginia Space Coast”.

Diketahui NRO-129 bukanlah misi pertama dari roket Minotaur IV. Sebelumnya roket tersebut sudah pernah meluncur dalam 27 misi berbeda yang sukses sejak Januari 2000.

Meski begitu, misi kali ini menjadi misi penerbangan satelit pertama sejak tiga tahun terakhir. Northtop Grumman mengatakan bahwa roket setinggi 24 meter itu memang dirancang untuk dapat mengirimkan beberapa muatan militer ke lintasan orbit.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini