Pandemi Covid-19, NASA Tunda Peluncuran James Webb Space Telescope

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Jum'at 17 Juli 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 16 2247912 pandemi-covid-19-nasa-tunda-peluncuran-james-webb-space-telescope-eYpgDVVI0z.jpg (Foto: NASA/Chris Gunn)

JAKARTA – Badan antariksa Amerika Serikat (AS), NASA menunda peluncuran James Webb Space Telescope. Teleskop luar angkasa senilai USD9,8 miliar itu ditunda dari Maret 2021 hingga 31 Oktober 2021.

Penundaaan selama tujuh bulan tersebut diakibatkan kesulitan teknis serta komplikasi yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, mengutip Space.

"Webb adalah observatorium ruang angkasa paling kompleks di dunia, dan prioritas ilmu pengetahuan utama kami, dan kami telah bekerja keras untuk menjaga kemajuan agar terus bergerak selama pandemi," kata Thomas Zurbuchen, associate administrator dari Direktorat Misi Sains NASA.

Menurutnya, tim sudah berusaha fokus pada pencapaian namun akhirnya tiba pada solusi teknis yang akan diluncurkan pada tanggal baru yang sudah ditetapkan. Peluncuran Webb yang sangat dinanti-nantikan ini telah mengalami pembengkakan biaya dan jadwal yang tergelincir dari yang ditentukan.


Baca juga: Proses Penciptaan Manusia Dijelaskan dalam Alquran

"Berdasarkan proyeksi saat ini, program berharap untuk menyelesaikan pekerjaan yang tersisa dalam jadwal baru tanpa memerlukan dana tambahan," kata Gregory Robinson, direktur program NASA Webb di kantor pusat agensi di Washington, D.C.

Webb sendiri telah sepenuhnya dirakit, dan observatorium saat ini sedang menjalani serangkaian tes di Pantai Redondo, California, fasilitas Northrop Grumman, kontraktor utama misi. Kemudian ketika pekerjaan itu telah dilakukan, pesawat ruang angkasa akan dikirim ke situs peluncurannya, Spaceport Eropa di Kourou, Guyana Prancis, di pantai timur laut Amerika Selatan.

Webb akan meluncur di atas roket Ariane 5, kemudian menuju ke matahari-Earth Lagrange Point 2, titik stabil gravitasi di ruang angkasa sekitar 930.000 mil (1,5 juta kilometer) dari Bumi. Observatorium akan menyebarkan sunshield-nya, yang seukuran lapangan tenis, guna menjaga instrumen Webb tetap dingin.

Eric Smith, ilmuwan program Webb mengatakan bahwa Webb dirancang berdasarkan warisan dari teleskop luar angkasa Hubble dan Spitzer [NASA]. Webb akan mengamati alam semesta inframerah dan menjelajahi setiap fase sejarah kosmos, dan mungkin yang lebih menarik adalah penemuan yang tidak dapat diprediksi para peneliti sebelum teleskop diluncurkan.

"Apa yang paling ingin saya lihat dari Webb adalah apa yang tidak dapat saya antisipasi hari ini," kata Smith.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini