Trending di Twitter, Duka Warganet untuk Sapardi Djoko Damono

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 19 Juli 2020 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 16 2248701 trending-di-twitter-duka-warganet-untuk-sapardi-djoko-damono-c0KWmGSsy9.jpg Sapardi Djoko Damono (Foto: Twitter @mynemiscece)

JAKARTA- Warganet turut berduka atas meninggalnya penyair kenamaan Sapardi Djoko Damono. Bahkan nama Sapardi menjadi trending topik di Twitter.

Beberapa warganet mengirimkan ungkapan duka cita untuk sang penyair.

"Selamat jalan Pak Sapardi. Hidupmu fana. Tapi karyamu abadi. Perjalanan 80 tahun yg sangat bermakna. Terima Kasih Pak Sapardi," ungkap salah seorang warganet di Twitter.

Wargane lainnya mengenang beberapa karyanya. Mereka memposting tangkapan beberapa bait puisi Sapardi. 

"Video ini sudah lama tersimpan karena aku menyukai puisi yang juga dibacakan langsung oleh penulisnya. Tertulis abadi dalam buku Hujan Bulan Juni. Ternyata, Juli menghadirkan Hujan Air Mata. Selamat jalan Pak Sapardi Djoko Damono, karyamu abadi," ungkap yang lain.

"Rest well, Pak Sapardi. Terimakasih sudah menjadi alasan saya untuk mencintai puisi," imbuh seorang warganet.

Sapardi meninggal dunia pukul 09.17 WIB di Eka Hospital BSD, Tangerang Selatan, Minggu (19/7/2020). Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 80 tahun.

Ia dikenal lewat kumpulan puisinya seperti , "Hujan Bulan Juni", "Pada Suatu Hari Nanti", "Akulah si Telaga", dan "Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari".

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini