Astronom Temukan Dua Planet yang Mengorbit Bintang Muda

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Kamis 23 Juli 2020 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 16 2250876 astronom-temukan-dua-planet-yang-mengorbit-bintang-muda-gOKD33wafF.jpg (Foto: Phys)

JAKARTA - Para astronom menggunakan European Southern Observatory’s Very Large Telescope (ESO’s VLT) untuk menangkap dua planet yang mengorbit bintang muda seperti Matahari. Ini merupakan gambar pertama yang kabarnya berhasil diabadikan.

Mengutip IFLScience, sistem yang dimaksud dikenal sebagai TYC 8998-760-1, berjarak 300 tahun cahaya dari Bumi. Diperkirakan berusia sekira 17 juta tahun, seperti masih bayi jika dibandingkan dengan 4,6 miliar tahun Matahari kita.

Seperti yang dilaporkan dalam The Astrophysical Journal Letters, kedua planet itu lebih jauh dari dunia manapun yang dikenal di tata surya, masing-masing 160 dan 320 kali jarak Bumi dan Matahari. Sedangkan yang terdekat adalah sekitar 14 kali massa Jupiter dan yang terjauh kira-kira enam kali massa Jupiter.

Pemimpin penulis Alexander Bohn, mengatakan bahwa penemuan ini adalah potret lingkungan yang sangat mirip dengan tata surya kita, hanya saja dalam tahap yang jauh lebih awal dari evolusinya.

Pengamatan ini cukup rumit. Planet muda cenderung lebih hangat daripada planet yang lebih tua dan dapat terlihat menggunakan cahaya inframerah. Emisi inframerah bintang masih cukup kuat sehingga harus diblokir terlebih dahulu agar planet dapat terlihat. Pengamatan ini kemudian harus diulangi untuk mengonfirmasi bahwa planet memang mengorbit bintang.

Baca juga: Guncangan Dahsyat Awali Peristiwa Kiamat Dijelaskan Alquran dan Sains

Saat ini instrumen yang dimiliki terbatas untuk mempelajari objek tersebut. Observatorium generasi baru seperti James Web Space Telescope atau EST's Extremely Large Telescope (ELT) harus dapat bergerak lebih dalam, mencari planet yang lebih dekat dengan bintang-bintang mereka dan lebih dekat dalam massa ke Bumi.

"Kemungkinan bahwa instrumen masa depan, seperti yang tersedia di ELT, akan dapat mendeteksi planet dengan massa lebih rendah di sekitar bintang, itu menandai tonggak penting dalam memahami sistem multi-planet, dengan implikasi potensial bagi sejarah Tata Surya kita sendiri,” kata Bohn.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini