Gunakan Laser Scanner, Peneliti Ungkap Ciri Pohon yang Tidur

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 23:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 16 2251784 gunakan-laser-scanner-peneliti-ungkap-ciri-pohon-yang-tidur-DociFBbAbs.jpg (Foto: Live Science)

JAKARTA – Makhluk hidup seperti manusia atau hewan tentu membutuhkan tidur. Apakah tumbuhan juga memerlukan tidur?

Discovery melaporkan, peneliti dari Austria, Finlandia, dan Hungaria melakukan penelitian untuk mempelajari apakah tumbuhan juga tidur. Mereka mengobservasi perubahan fisik yang menunjukkan cara tidur tumbuhan.

Para peneliti menggunakan laser scanner untuk memindai dua pohon dan meneliti jutaan titik yang berbeda di seluruh luas permukaan pohon. Dari itu, mereka mengetahui bahwa pohon benar-benar bergerak dalam semalam, sebuah fenomena yang membuat para ilmuwan mengingat kembali pengamatan tanaman lebih kecil Charles Darwin.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa seluruh pohon terkulai pada malam yang dapat dilihat dengan perubahan posisi daun dan cabang," kata Eetu Puttonen, seorang peneliti dari Finlandia Geospasial Research Institute, menjelaskan dalam siaran persnya. "Perubahannya tidak terlalu besar, hanya sampai 10 cm untuk pohon dengan ketinggian sekira 5 meter, tapi mereka sistematis dan baik dalam akurasi instrumen kami."

Untuk menyaring efek dari cuaca dan lokasi, para peneliti mempelajari satu pohon di Finlandia dan satu pohon lain yang jauh di Austria, di bawah kondisi yang tenang tanpa angin. Daun dan cabang terkulai secara bertahap, dengan posisi paling rendah beberapa jam sebelum matahari terbit. Di pagi hari, pohon-pohon kembali kaku seperti asli mereka dalam beberapa jam.

Baca juga: Proses Penciptaan Manusia Dijelaskan dalam Alquran

Tapi peneliti lain, András Zlinszky dari Pusat Penelitian Ekologi Hungaria, mengatakan bahwa efek terkulai mungkin disebabkan oleh hilangnya tekanan air internal di dalam sel pohon, fenomena yang disebut sebagai tekanan turgor.

"Ini berarti cabang dan batang daun lebih lemas, dan lebih rentan terkulai di bawah berat mereka sendiri," kata Zlinsky. Ia juga menjelaskan tekanan turgor dipengaruhi oleh fotosintesis yang berhenti setelah matahari terbenam.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini