3 Tips Hadapi Pesan Ancaman dan Penipuan via Email

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Sabtu 25 Juli 2020 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 25 16 2252020 3-tips-hadapi-pesan-ancaman-dan-penipuan-via-email-L7J48NSN6j.jpg Ilustrasi.

JAKARTA – Kejahatan dunia maya bisa terjadi dan dapat menimpa siapapun. Pelaku kejahatan cyber dapat mencuri informasi penting, termasuk password pengguna. Sebagaimana baru-baru ini Twitter mengalami masalah peretasan akun milik orang-orang ternama di dunia.

Tidak hanya Twitter dan orang ternama, alamat email Anda juga dapat menjadi sasaran empuk para peretas untuk melancarkan aksi jahat mereka. Mereka bisa mengaku memiliki data pribadi Anda agar tidak dibocorkan dan meminta Anda membayar sejumlah uang.

Hal ini dilakukan melalui email dengan mengirimkan beberapa data pribadi untuk meyakinkan korban. Jika suatu ketika Anda mendapatkan pesan demikian (atau mungkin yang serupa), Anda dapat melakukan tiga langkah berikut ini:

Cek dan Tenang

Satu hal yang tidak boleh Anda lakukan setiap mengalami suatu masalah adalah menjadi panik, termasuk pula saat menemukan email penipuan yang dikirimkan ke akun Anda. Ada baiknya saat Anda menerima email dari seorang peretas, pastikan terlebih dahulu isi dari pesan yang mereka kirim, apa saja yang mereka ketahui dan inginkan.

Forbes menyatakan, seorang peretas handal tidak akan mengirimi Anda email hanya untuk melakukan peretasan. Justru, peretas sejenis Ransomware justru akan langsung mengunci komputer Anda dan melakukan segala kejahatan secara langsung. Sehingga jika mereka memamerkan sedikit data diri Anda dan melakukan ancaman, maka jelas ini merupakan penipuan.

Kalau pun Anda menemukan kecocokan data dengan alamat email dan data diri Anda, besar kemungkinan karena alamat email Anda memiliki kemiripan dengan nama asli (atau memang begitu) sehingga sangat mudah untuk ditebak. Adapun untuk kata sandi, besar kemungkinan karena Anda menggunakan satu kata sandi untuk semua. Data sederhana seperti ini sangat mudah ditemukan pada forum kriminal, anda dapat mengecek seberapa banyak data Anda tersebar melalui laman haveibeenpwned.com.

Ganti Password Anda

Sebagaimana yang disampaikan pada poin pertama, menggunakan kata sandi yang sama untuk semua akun justru tidak aman – meski memang memudahkan. Jika Anda menjadi salah satu orang yang melakukan hal demikian – dan sekalipun mendapatkan keberuntungan belum diretas – ada baiknya Anda mengganti kata sandi pada seluruh akun yang Anda miliki. Ubah mereka menjadi berbeda dan unik satu sama lain.

Jika Anda merasa ini merepotkan, tidak ada salahnya menggunakan password manager untuk memudahkan Anda terhubung ke semua akun yang Anda miliki. Selain itu aplikasi demikian memungkinkan Anda lebih aman dan dapat membantu Anda menciptakan kata sandi yang unik.

Laporkan Pelaku

Terakhir, satu hal yang paling harus Anda lakukan adalah melaporkan alamat email bersangkutan. Tidak perlu Anda repot-repot membalas pesan dari seorang peretas dan penipu. Selain membuang waktu, hal tersebut juga tidak akan menjamin keamanan akun Anda.

Namun perlu diingat, pesan yang Anda terima tidak boleh dihapus. Anda juga dapat mengabadikannya dengan cara screenshot untuk menyimpannya sebagai bahan bukti saat melakukan laporan tindak kriminal dunia maya ke pihak berwajib.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini