NASA Pertimbangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di Bulan dan Mars

INews.id, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 17:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 16 2252861 nasa-pertimbangkan-pembangkit-listrik-tenaga-nuklir-di-bulan-dan-mars-GMR1AqsF5m.jpg (Foto: NASA)

SAN FRANCISCO - Pembangkit listrik tenaga nuklir tampaknya mampu mendukung koloni di Bulan dan Mars. NASA, badan antariksa Amerika Serikat (AS) kabarnya tengah mempertimbangkan penggunaan pembangkit listrik tenaga nuklir ini.

Dikutip iNews, pada Jumat lalu, NASA mengajukan permintaan ide dari sektor swasta mengenai bagaimana tenaga nuklir dapat digunakan di luar Bumi pada masa depan. Semua ide yang diajukan dari sektor swasta akan ditinjau oleh Idaho National Laboratory.

NASA akan mengevaluasi semua ide yang diajukan untuk reaktor. Badan antariksa Amerika Serikat ini mengatakan, reaktor nuklir kecil dapat memberikan semua kemampuan daya yang dibutuhkan untuk misi eksplorasi luar angkasa.

Pertemuan teknis industri akan diadakan pada Agustus nanti untuk membahas harapan untuk progam ini. Pertemuan akan dilakukan oleh Departemen Energi NASA dan Battelle Energy Alliance.

Battelle Energy Alliance adalah kontraktor yang mengelola Idaho National Laboratory. Rencananya akan ada dua fase. Pertama, untuk mengembangkan desain reaktor.

 
Baca juga: Ini Tanda-Tanda Kiamat dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Kedua, membangun reaktor uji bersama dengan reaktor kedua untuk dikirim ke Bulan. Program ini juga membutuhkan pengembangan sistem penerbangan dan lander yang dapat mengangkut reaktor ke Bulan.

NASA menginginkan reaktor, sistem penerbangan, dan lander siap diluncurkan pada akhir 2026. Reaktor tersebut diperlukan untuk menghasilkan output energi tanpa gangguan, sedikitnya 10 kilowatt dan beratnya kurang dari 7.700 pound.

Reaktor juga harus berjalan setidaknya selama 10 tahun dan sebagian besar otonom. 10 kilowatt bukan power besar. Rata-rata rumah di Amerika Serikat menggunakan 11.000 kilowatt - jam per tahun listrik.

NASA telah menyatakan mereka akan mengambil banyak reaktor terkait untuk memenuhi kebutuhan daya di Bulan atau Mars.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini