Pandemi Covid-19, Google Perpanjang Kebijakan Work From Home

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Selasa 28 Juli 2020 11:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 16 2253170 pandemi-covid-19-google-perpanjang-kebijakan-work-from-home-2VcZ7tGlVq.jpg (Foto: Business Insider)

JAKARTA – Menyusul kondisi pandemi yang tidak kunjung usai, Google tetapkan Work-From-Home hingga musim panas tahun depan. Pengumuman ini diberikan langsung oleh CEO Google Sundar Pichai melalui pesan elektronik kepada para pekerja.

Pengumuman ini sekaligus mengonfirmasi rencana kantor beroperasi normal pada bulan ini resmi batal dan 200.000 pekerja kontrak dan paruh waktu akan terus bekerja secara virtual.

“Untuk memberi karyawan kemampuan untuk merencanakan ke depan, kami memperluas opsi glabal bekerja sukarela dari rumah hingga 30 Juni 2021 untuk peran yang tidak perlu dilakukan dalam kantor,” ucap Pichai melalui pesan elektronik pada Senin (27/7/2020) dikutip CNBC.

Dilansir The Verge, sebelumnya Google berencana untuk kembali membuka kantor pasca penutupan Maret lalu di tanggal 6 Juli. Namun melihat kondisi yang masih cukup mengkhawatirkan, pada akhirnya mereka memutuskan untuk memperpanjang hingga akhir tahun dan kini diperpanjang lagi hingga musim panas tahun depan.

 
Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Perpanjangan sistem kerja jarak jauh ini diberlakukan bukan hanya karena pandemi belum usai, Google melihat bahwa ada kemungkinan anak-anak juga mengalami masalah dalam kegiatan akademik.

Hal ini mengharuskan mereka untuk belajar dari rumah. Sehingga, tampaknya memikirkan kesulitan para pekerja yang memiliki anak, opsi bekerja dari rumah menjadi pilihan tepat. Selain menjaga kondisi kesehatan, para pekerja juga tidak perlu repot memikirkan biaya pengasuh selama 12 bulan ke depan.

“Saya harap ini akan menawarkan fleksibilitas yang Anda butuhkan untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan menjaga diri Anda dan orang yang Anda cintai selama 12 bulan ke depan,” sambung Pichai dikutip CNBC.

Meski Google menjadi perusahaan pertama yang menerapkan sistem Work-From-Home sejak Maret lalu, perpanjangan sistem ini bukan yang pertama dilakukan.

Sebelumnya Apple juga sudah mengonfirmasi bahwa mereka akan menutup kantor hingga awal tahun 2021. Sementara itu Facebook dan Twitter juga memberikan opsi bekerja dari rumah secara permanen, bahkan setelah pandemi telah usai.

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini