William English, Penemu Mouse Komputer Meninggal pada Usia 91 Tahun

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 16 2256700 william-english-penemu-mouse-komputer-meninggal-pada-usia-91-tahun-HnZH29AEsj.jpg (Foto: Marcin Wichary/Wikimedia)

JAKARTA – Salah seorang tokoh teknologi dunia, William Kirk English atau yang biasa dikenal Bill, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Dilansir New York Times, sang istri, Roberta English, mengonfirmasi bahwa Bill meninggal pada 26 Juli lalu akibat gagal napas di salah satu fasilitas medis di San Rafael, California.

Nama William Kirk English tampak asing di kalangan masyarakat, namun ia merupakan tokoh penting setelah keberhasilannya di tahun 1968 menciptakan tetikus atau yang kini dikenal dengan mouse komputer. Tidak sendiri, penemuan ini ia lakukan bersama Douglas Englebart di Stanford Research Institue, sebuah lab penelitian di California Utara yang kini lebih dikenal SRI International.

Bill bergabung dengan Stanford Research Institue setelah meninggalkan karir di Angkatan Laut pada tahun 1950-an. Pada saat itu ia bertemu dengan Douglas yang menjadi otak di balik ide pembuatan mouse komputer. Di saat hanya sedikit insinyur yang memahami konsep milik Douglas, Bill menjadi orang yang cukup paham dan sabar untuk mewujudkannya.

“Dia adalah orang yang membuat segalanya terjadi. Jika kamu mengatakan kepadanya sesuatu yang perlu dilakukan, dia tahu bagaimana melakukannya,” ucap Bill Duvall, seorang yang pernah bekerja bersama Bill, dikutip New York Times.

 
Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Douglas pertama kali membuat konsep tetikus berupa sketsa kasar pada notepad miliknya, yang mana Bill membangun secara fisik konsep tersebut pada tahun 1960-an. Tetikus pertama dibuat dalam sebuah kesing kecil yang terbuat dari kayu dan dilengkapi dua mekanisme listrik potensiometer. Mekanisme ini bertugas untuk melacak pergerakan dua roda kecil saat bergerak melintasi desktop. Dengan pergerakan ini – yang seolah mengejar suatu perangkat – pada akhirnya diberi nama “mouse”.

Tidak hanya berjasa dalam penemuan mouse komputer, Bill dan Douglas juga sempat mempertunjukkan komputer eksperimental yang mereka sebut NLS atau oNLine, di sebuah acara di San Francisco pada 9 Desember 1968.

Komputer eksperimental itu juga dikenal sebagai “The Mother of All Demos” yang kini menjadi cikal bakal konsep PC selama beberapa dekade.

Hal lain dari Bill, ia tidak bertahan lama di Stanford Research Institue. Setelah tiga tahun pasca demonstrasi penemuannya di San Francisco, Bill memutuskan untuk berhenti dan bergabung dengan Palo Alto Research Center (PARC), sebuah lab baru milik Xerox.

Di sana ia membuat penemuan lain yang membuat Anda tak kalah kagum. Di PARC ia kembali mengembangkan NLS, dan mesin terbaru miliknya itu diberi nama Alto, yang kini menjadi dasar dari Apple Macintosh, atau komputer pertama milik Microsoft Windows.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini