Studi Baru Ungkap Mars Pernah Ditutupi Lapisan Es

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 11:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 16 2257210 studi-baru-ungkap-mars-pernah-ditutupi-lapisan-es-exF0vZosEs.jpg (Foto: NASA Solar System Exploration)

JAKARTA - Sebuah studi baru secara efektif menyatakan bahwa Mars purba ditutupi lapisan es, bukan sungai yang mengalir. Pernyataan ini tentu bertolak belakang dengan teori yang dominan bahwa Mars dulunya adalah planet hangat dan basah.

Hipotesis Mars kuno yang hangat dan basah menunjukkan bahwa sungai, lautan, dan curah hujan pernah ada di Mars. Salah satu bukti utama yang dikemukakan adalah jaringan utama lembah di belahan selatan Mars, yang terlihat mirip cekungan drainase sungai di Bumi, yang diukir oleh limpasan air permukaan dari hujan, hujan es, serta sungai yang membentuk salju ketika mengalir menuruni lereng gunung.

Melansir dari IFlScience, sebuah studi baru di Nature Geoscience, yang dipimpin oleh Anna Grau Galofre dari University of British Columbia, mengklaim bahwa pada pemeriksaan lebih dekat lembah-lembah ini memiliki lebih banyak kesamaan dengan saluran subglacial di Arktik Kanada dan sebaliknya diukir dengan air yang meleleh di bawah es glester, bukan sungai.

"Ada ratusan lembah di Mars, dan mereka terlihat sangat berbeda satu sama lain. Jika Anda melihat Bumi dari satelit, Anda melihat banyak lembah: beberapa di antaranya dibuat oleh sungai, beberapa dibuat oleh gletser, beberapa dibuat oleh lainnya proses, dan masing-masing jenis memiliki bentuk yang berbeda. Mars serupa, di mana lembah terlihat sangat berbeda satu sama lain, menunjukkan bahwa banyak proses berperan untuk mengukir mereka," jelas Grau Galofre dalam sebuah pernyataan.

Banyak lembah Mars memiliki kesamaan dengan saluran subglacial di Pulau Devon di Nanuvet, wilayah paling utara di Kanada. Rekan penulis Dr Gordon Osinski mengatakan bahwa pulau devon salah satu analog terbaik yang dimiliki untuk Mars di Bumi, karena pulau Devon adalah gurun yang dingin, kering, kutub, dan glasiasinya sebagian besar berbasis dingin.

Baca juga: Guncangan Dahsyat Awali Peristiwa Kiamat Dijelaskan Alquran dan Sains

Anna Grau Galofre Tim menganalisis bentuk lebih dari 10.000 lembah Mars menggunakan data yang dikumpulkan dari Mars Global Surveyor, mensurvei planet ini antara tahun 1996 dan 2006. Dengan melihat ciri-ciri fisik lembah, Grau Galofre menentukan bahwa meskipun beberapa lembah memiliki ciri-ciri yang menunjukkan bahwa mereka diukir oleh sungai yang mengalir, tetapi banyak juga yang tampak seperti diukir oleh gletser.

Temuan ini menambah bobot teori "cold and icy ancient Mars". Penemuan ini juga telah mendapatkan daya tarik tentang penjelasan pembentukan lembah-lembah di Mars. Menurut temuan lembah terbentuk bertepatan dengan hilangnya medan magnet Mars sekitar 3,7 miliar tahun yang lalu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini