Disney Berencana Rilis Platform Streaming Baru pada 2021

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 16 2257369 disney-berencana-rilis-platform-streaming-baru-pada-2021-BcE7FoSAqy.jpg (Foto: Movieweb)

JAKARTA - Melalui pertemuan investor yang dilaksanakan pada Selasa (4/8/2020), Disney melalui CEO Bob Chapek umumkan bahwa perusahaan akan menghadirkan platform streaming baru bernama “Star”.

Dilansir The Verge, rencana ini akan dilakukan pada 2021 mendatang di pasar internasional, dan akan menayangkan konten milik ABC, FX, Freeform, Searchlight, dan 20th Century Fox.

Rencana ini tampak muncul menyusul kesuksesan Disney+ yang dirilis pada November 2019. Sebagaimana Movie Web mengabarkan, selama pandemi Disney+ berhasil meraih 60,5 juta pelanggan berbayar. Jumlah ini naik sebanyak 6 juta pelanggan sejak pengumuman pada Mei lalu.

Secara keseluruhan pada tahun ini Disney berhasil mengumpulkan 100 juta pelanggan berbayar pada seluruh platform yang dimiliki. Tentunya 60,5 juta berasal dari platform Disney+, dan selebihnya berasal dari Hulu dan ESPN+.

"Terlepas dari tantangan pandemi yang sedang berlangsung, kami terus membangun kesuksesan Disney+ yang luar biasa ketika kami menumbuhkan bisnis direct-to-consumer global kami. Jangkauan global dari portofolio penuh layanan direct-to-consumer kami sekarang secara mengejutkan melebihi 100 juta langganan berbayar, tonggak penting dan penegasan kembali strategi DTC kami, yang kami pandang sebagai kunci untuk pertumbuhan masa depan perusahaan kami,” ucap CEO Bob Chapek, dikutip Movie Web.

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Platform Star pada dasarnya merupakan buah dari kontrak akuisisi Disney bersama Fox yang bernilai USD71,3 miliar dolar. Kontrak ini meliputi pembelian perusahaan konglomerat media dan hiburan bernama Star India dan layanan streaming HotStar pada 2019.

Meski begitu, ini akan menjadi opsi terbaik setelah Disney kehilangan USD4,84 miliar dolar akibat penutupan Disneyland dan Disney Wold selama pandemi. Disney membutuhkan opsi lain untuk menanyangkan film akibat bioskop yang masih ditutup.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini