Studi Baru Ungkap Gletser di Pluto 'Tumbuh' Seiring Perubahan Musim

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 16 2258468 studi-baru-ungkap-gletser-di-pluto-tumbuh-seiring-perubahan-musim-Ya1D5J8xRB.jpg (Foto: NASA)

JAKARTA - Penelitian baru menemukan bahwa gletser metana dan nitrogen di Pluto membesar dan "tumbuh" sebagai respons terhadap perubahan suhu di planet kerdil itu.

Berawal dari wahana New Horizons NASA terbang melewati Pluto pada lima tahun lalu, terlihat gletser yang terbuat dari metana padat dan nitrogen di permukaan planet katai es itu. Kini, studi baru yang terinspirasi dari gambar yang diambil pesawat ruang angkasa dari puncak gunung es Pluto, para ilmuwan memberikan bukti bahwa butiran metana dan nitrogen di gletser planet kerdil ini bergerak seiring kenaikan suhu.

Melansir dari Space, faktanya suhu musiman Pluto berkisar dari minus 418 hingga minus 364 derajat Fahrenheit (minus 250 hingga minus 220 Celcius). Jadi, meski Pluto tidak pernah hangat, setidaknya itu adalah musim yang lebih hangat di Pluto.

Baca juga: Masya Allah, Tanda-Tanda Kiamat Dijelaskan dalam Alquran dan Sains

Dalam melakukan studi ekspansi termal pertama metana dan nitrogen Pluto, tim menemukan bahwa molekul-molekul ini mengubah orientasi dengan suhu pemanasan. Para peneliti juga belajar lebih banyak tentang bagaimana metana dan nitrogen planet kerdil itu berperilaku secara umum.

"Fakta bahwa molekul metana dan nitrogen dapat mengalir pada suhu yang sangat rendah," kata ilmuwan planet Helen Maynard-Casely dari Bragg Institute, ANSTO, penulis utama studi baru tersebut.

Tim membangun kembali kondisi di Pluto menggunakan Wombat, difraktometer neutron intensitas tinggi yang terletak di OPAL Neutron Guide Hall di Australian Centre for Neutron Scattering. Peneliti mengamati perubahan kepadatan molekul sebagai respons terhadap suhu.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini