Apple Akan Hapus Akun Epic Games untuk iOS dan Mac

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 15:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 16 2263907 apple-akan-hapus-akun-epic-games-untuk-ios-dan-mac-jp5kAFUwiw.jpg (Foto: Gamerant)

JAKARTA - Pada 13 Agustus, Epic Games melayangkan gugatan atas dihapusnya game Fortnite dari platform App Store. Game tersebut dihapus akibat dianggap melanggar aturan Apple mengenai pembayaran dalam game.

Semakin memanas, kini giliran Apple yang mengambil tindakan atas gugatan yang diberikan. Dilansir Gamerant, Apple berencana akan menghapus akun dan akses Epic Games dari platform iOS dan Mac pada 28 Agustus 2020.

Itu artinya, secara tidak langsung seluruh game dan perangkat pengembang milik Epic Games – termasuk Unreal Engine – akan dihapus. Maka setelahnya, pengguna tidak dapat mengakses pembaruan untuk segala perangkat lunak milik Epic Games.

Kabar ini sebelumnya disampaikan oleh Epic Games melalui unggahan pada laman Twitter mereka (18/8/2020). Pihaknya mengungkapkan langkah balasan Apple dianggap berbahaya dan mereka telah mengajukan mosi penahanan sementara untuk memblokir tindakan Apple.

“Apple menghapus Fortnite dari App Store dan telah memberi tahu Epic bahwa pada hari Jumat, 28 Agustus Apple akan menghentikan semua akun pengembang kami dan memutuskan Epic dari alat pengembangan iOS dan Mac. Kami meminta pengadilan untuk menghentikan pembalasan ini,” ucap Epic Games dalam unggahan Twitter.

Mengutip CNBC, adapun tindakan Apple dianggap berbahaya lantaran hal seolah menjadi “ancaman eksistensial” untuk berbagai pihak. Unreal Engine milik Epic Games merupakan teknologi grafik 3D yang juga digunakan oleh game populer lainnya, salah satunya game milik Nintendo.

Sehingga jelas pertarungan ini akan mempengaruhi ratusan game lain, sekalipun game tersebut bukan milik Epic Games.

“Ketika Apple menghentikan akun Program Pengembang Apple Epic, konsekuensinya akan berbahaya. Tanpa akses ke SDK, API, dan alat lainnya ini, Epic tidak akan dapat mengembangkan pembaruan mendatang untuk Unreal Engine untuk digunakan di iOS dan macOS, dan dengan demikian akan terpaksa menghentikan Unreal Engine untuk iOS dan macOS,” tulis CEO Epic Tim Sweeney dalam pengajuan pada hari Senin, dikutip CNBC.

Penggunaan Unreal Engine sudah berlangsung setidaknya selama 20 tahun, dan pertama kali diciptakan Epic pada 1998 dengan menggunakan teknologi back-end. Teknologi ini memudahkan berbagai pengembang untuk merilis game mereka di berbagai platform tanpa harus bersusah payah membuat kode baru.

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Beberapa yang menggunakan ini di antaranya PlayersUnknown’s Battlegrounds, Rocket League, serta Microsoft’s Minecraft Dungeons.

Selain itu dilaporkan CNBC, Unreal Engine tidak hanya digunakan dalam dunia game. Teknologi itu juga berjasa untuk studio Hollywood dan dunia medis, di mana para pembuat film dapat menggunakannya untuk menciptakan background yang realistis. Sedangkan dunia medis menggunakannya untuk menciptakan aplikasi pelatihan.

Sementara itu, tidak hanya akan berpengaruh pada berbagai pihak, tentunya ini juga akan mempengaruhi Epic Games sebagai tokoh utama dalam pertarungan. Unreal Engine telah memberikan banyak pasokan dana, dengan setidaknya setiap pihak yang menggunakan akan memberikan 5% dari pemasukan mereka. Dengan ini, secara tidak langsung keuangan Epic Games juga akan berada dalam bahaya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini