Peneliti Ungkap Alam Semesta Dipenuhi "Planet Nakal"

Tasya Chrismonita, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 16 2271326 peneliti-ungkap-alam-semesta-dipenuhi-planet-nakal-g40Srr8exg.jpg Teleskop Nancy Grace Roman di luar angkasa. (Foto: NASA Goddard Space Flight Center/IFL Science)

JAKARTA – Di antariksa antarbintang terdapat benda berukuran planet yang biasa disebut "planet nakal". Studi baru yang diterbitkan di The Astronomical Journal menunjukkan planet nakal ini mungkin melebihi jumlah bintang di Bima Sakti.

Mengutip dari IFL Science, Rabu (2/9/2020), penelitian menggunakan pengetahuan saat ini untuk memprediksi seberapa kuat Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman yang akan datang dalam mendeteksi planet nakal. Para peneliti memperkirakan bahwa teleskop akan menjadi 10 kali lebih sensitif daripada observatorium yang ada.

Baca juga: Upgrade Chipset, Apple TV Bakal Diumumkan Oktober? 

Jika hal itu terjadi, berarti peneliti dapat menemukan planet nakal sekecil Mars hingga benda gas berukuran raksasa. Samson Johnson, peneliti pascasarjana di The Ohio State University, mengatakan bahwa ada beberapa planet nakal yang terdeteksi, namun masih belum memiliki gambaran lengkap.

Teleskop akan menggunakan teknik yang dikenal sebagai pelensaan mikrogravitasi. Hal yang sama berlaku untuk galaksi masif dan kelompok galaksi yang dapat menciptakan lensa gravitasi dengan memperbesar cahaya latar belakang galaksi.

Planet juga akan melakukan hal serupa, namun membutuhkan waktu yang lebih singkat. Jika planet nakal lewat di depan sebuah bintang dari sudut pandang Teleskop Romawi, maka akan sedikit mengubah cahayanya, yang akan dideteksi oleh observatorium luar angkasa.

Baca juga: Intip Motorola One 5G dengan Fitur Dual Kamera Selfie 

Bahkan, Profesor Scott Gaudi mengatakan bahwa manusia tidak menyadari jika ternyata alam semesta bisa dipenuhi planet nakal. Mereka tidak akan diketahui jika tanpa melakukan survei pelensaan mikro berbasis ruang angkasa yang menyeluruh seperti dilakukan Roman.

Para peneliti yakin bahwa berdasarkan pengamatan dari Teleskop Romawi saat beroperasi, dimungkinkan untuk menetapkan batas atas yang pasti pada jumlah planet jahat di galaksi bumi. Observatorium yang dinamai Nancy G Roman, kepala astronom pertama NASA, dan diharapkan dapat diluncurkan dalam lima tahun ke depan.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini