Samsung Hadirkan Ponsel dengan Baterai 7.000 mAh

Farah Azka Gazali, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 16 2271470 samsung-hadirkan-ponsel-dengan-baterai-7-000-mah-UFRCsTHT9E.jpg (Foto: Androidpolice/Samsung)

JAKARTA – Samsung akan kembali merilis ponsel midrange dari seri Galaxy M. Melalui unggahan Twitter @SamsungIndia pada Kamis (27/8/20), Samsung mengklaim bahwa seri terbaru bernama Galaxy M51 menjadi “Meanest Monster Ever”.

Melansir Android Police, predikat “Meanest Monster Ever” yang diusung Samsung salah satunya terletak pada baterainya. Ponsel itu rencananya akan memuat baterai dengan daya sebesar 7.000 mAh. Angka sebesar itu pada dasarnya bukanlah hal baru, namun cukup jarang terdengar untuk sebagian besar ponsel.

Meski memiliki ukuran yang besar, pengisian daya untuk Galaxy M51 diklaim cukup cepat. Setidaknya pengisian tidak akan memakan waktu lebih dari 2 jam dengan adaptor sebesar 25W. Hal menarik lainnya, ia juga memiliki bentuk yang cukup ramping untuk ukuran ponsel dengan baterai raksasa.

Selain baterai yang besar, M51 menjanjikan layar Super AMOLED Plus 6,7 inci yang cukup nyaman untuk menonton film atau bermain game ponsel. Ini akan memiliki kualitas FHD + (1080 x 2340 piksel) dan menggunakan proteksi Gorilla Glass 3.

Pada bagian layar akan terpasang kamera depan 32MP, sedangkan kamera belakangnya akan mengusung 64MP lengkap dengan ultrawide dan sensor kedalaman.

Untuk prosesor, M51 akan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 730 yang umum digunakan pada ponsel midrange. Dengan chipset itu, M51 mendukung RAM 6GB dan ruang penyimpanan sebesar 128GB yang dapat diperluas. Sedangkan untuk perangkat lunak, ponsel ini akan mengusung One UI Core berbasis Android 10.

Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer

Hadir dengan dua pilihan warna – putih dan hitam – untuk saat ini Galaxy M51 sudah mulai dipasarkan secara pre-order di Jerman. Namun untuk pengiriman dan rilis resmi akan dilakukan pada 11 September.

Dilaporkan The Verge, untuk saat ini Samsung belum memberikan informasi lanjutan perihal penjualan di regional lainnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini