Ini Deretan Fenomena Antariksa Selama September 2020

Hantoro, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 16 2271609 ini-deretan-fenomena-antariksa-selama-september-2020-vfGUUIYxaS.jpg Ilustrasi bulan purnama. (Foto: Unsplash)

6. Kamis, 10 September – Retrograde Mars

Retrograde Mars merupakan gerak semu planet yang tampak berlawanan arah (dari Timur ke Barat) dibandingkan dengan gerak normalnya (dari Barat ke Timur) bila diamati dari Bumi. Retrograde Mars dimulai pada 10 September pukul 05.23 WIB dan berakhir pada 14 November 2020 pukul 07.36 WIB, sehingga retrograde Mars berlangsung selama 65 hari.

7. Sabtu, 12 September – Deklinasi Maksimum Utara Bulan

Bulan akan berada pada deklinasi maksimum Utara pada pukul 12.25.04 WIB dengan jarak geosentris 386,421 km, iluminasi 31,88 persen, dan lebar sudut 9,9 menit busur. Deklinasi maksimum Utara bermakna Bulan terletak pada posisi paling utara dari ekuator langit (sebagaimana soltis Juni pada Matahari).

Deklinasi Bulan ketika mencapai maksimum bervariasi antara 18,3 hingga 28,6 derajat. Hal ini disebabkan orbit Bumi memiliki kemiringan 5,15 derajat terhadap ekliptika dan sumbu rotasi Bumi yang memiliki kemiringan 23,45 derajat.

8. Sabtu, 12 September – Oposisi Neptunus

Oposisi Neptunus terjadi pada 12 September 2020 pukul 03.10 WIB. Sebagaimana pada planet-planet lain di Tata Surya, oposisi Neptunus adalah konfigurasi ketika Matahari, Bumi, dan Neptunus tampak segaris lurus, dan Neptunus terletak pada posisi berlawanan arah terhadap Matahari.

Jarak Neptunus ketika oposisi kali ini sebesar 28,92 SA atau 4,33 miliar km, sehingga akan tampak seperti cakram berwarna biru pucat dengan sudut diameter 0,04 menit busur dan magnitudo tampak +7,8. Neptunus dapat diamati dengan teleskop berdiameter kecil atau kurang dari 50 sentimeter.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini