Pria Ini Alami Kebotakan karena Terlalu Sering Olahraga

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 03 September 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 03 16 2271913 pria-ini-alami-kebotakan-karena-terlalu-sering-olahraga-V7zIEqxcFJ.jpg Ilustrasi (Foto: Cyril Saulnier/Unsplash)

SEORANG pria di Hunan, China mengalami kebotakan karena berolahraga yang berlebihan. Kejadian ini terjadi dua tahun yang lalu ketika pria bernama Liu Liang ini mulai berlatih ke pusat kebugaran.

Setelah sekira enam bulan lamanya, Liang menyadari bahwa dia telah kehilangan cukup banyak rambut. Ia pun merasa sangat kesal dengan kenyataan terancam botak bahkan sebelum dia mencapai tubuh impiannya.

Untuk mencari tahu penyebab masalah tersebut, Liang pergi ke dokter bernama dr. Zhang Yu yang bekerja di Departemen Dermatologi Rumah Sakit Pengobatan Tradisional Tiongkok Provinsi Hunan.

Sebagaimana dilansir World of Buzz, Rabu (2/9/2020), setelah memeriksanya, dokter mendiagnosis Liang menderita androgenic alopecia. Androgenic alopecia adalah suatu kondisi yang dapat menyerang pria dan wanita.

Pria dengan kondisi ini, secara perlahan akan mengalami kerontokan rambut sejak usia belasan atau awal 20-an. Sementara wanita tidak mengalami penipisan rambut hingga usia 40-an atau lebih.

Ini ditandai dengan garis rambut yang surut dan hilangnya rambut secara bertahap dari mahkota dan kulit kepala bagian depan. Dokter Zhang mengatakan bahwa saat orang berolahraga, produksi testosteron akan meningkat.

 Seorang pria di Hunan, China mengalami kebotakan karena berolahraga yang berlebihan.

Baca juga: Tips Buat Ketoprak Sendiri di Rumah, Ternyata Gampang!

Testosteron kemudian akan diubah menjadi dihidrotestosteron. Saat kadar dihidrotestosteron meningkat, kondisi ini memicu dan menyebabkan alopecia androgenik. Liang kemudian berhenti berolahraga dan mulai minum obat Tiongkok dan pengobatan akupunktur.

Sejak menjalani terapi tersebut, Ia berhasil menumbuhkan rambutnya kembali. Namun sejak awal 2020, ia mulai berolahraga kembali dan menjadi botak. Kini ia melakukan transplantasi rambut untuk mengatasi masalah tersebut.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini